Pamekasan (beritajatim.com) – Pengamanan ekstra akan diterapkan pada laga antara Madura United FC menjamu Borneo FC, di Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan Pamekasan, Minggu (1/10/2023) lusa.
Hal tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif guna menghindari insiden kurang menyenangkan yang terjadi di Stadion Maguwoharjo Sleman, Minggu (24/9/2023) lalu.
Terlebih insiden tersebut justru menimpa Media Officer Madura United FC, Ferdiansyah Alifurrahman yang mengalami luka pada bagian pelipis dan memar pada bagian pipi akibat ulah oknum tidak bertanggung jawab.
Ironisnya insiden tersebut justru terjadi di area steril dan tidak semua orang bisa masuk ke area tersebut, yakni area konferensi pers. Sehingga insiden tersebut mendapat kecamatan dari berbagai pihak khususnya para pecinta sepakbola.
Baca Juga: Madura United Jamu Borneo FC di Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan Pamekasan
“Pengamanan ekstra ketat harus kita lakukan, agar kejadian serupa (di Stadion Maguwoharjo Sleman) tidak terulang (di Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan),” kata Kabag Ops Polres Pamekasan, Kompol Bambang Hermanto, Jum’at (29/9/2023).
Sebagai langkah antisipatif, pihaknya juga menggelar rapat koordinasi bersama panitia pelaksana pertandingan Madura United, selaku tuan rumah, serta perwakilan sejumlah kelompok suporter Madura Bersatu.
Bahkan dalam rapat tersebut, pihaknya juga menekankan pentingnya melakukan sterilisasi di area terlarang. Sehingga pihak yang tidak berkepentingan tidak memiliki peluang masuk ke area steril di Stadion Gelora Madura. “Area steril itu meliputi ruang panitia, ruang ganti pemain, hingga ruang konferensi pers,” ungkapnya.
Baca Juga: MO Madura United Dikeroyok di Ruang Konferensi Pers Stadion Maguwoharjo
“Insiden yang terjadi di Stadion Maguwoharjo, Sleman, terjadi karena ada pihak lain yang masuk ke area steril, dan kita tidak ingin kejadian serupa terulang di Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan Pamekasan,” tegasnya.
Dari itu pihaknya meminta Panpel Madura United, agar selalu meningkatkan kewaspadaan demi memberikan keamanan dan kenyamanan bagi semua pihak, khususnya tim tamu, Borneo FC.
“Tentunya kita harus bekerja maksimal untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi tim tamu yang akan bertandang ke Pamekasan, di antaranya dengan meningkatkan komitmen dan kewaspadaan untuk mewujudkan itu (aman dan nyaman),” pungkasnya. [pin/ted]






