Probolinggo (beritajatim.com) – Kursi direktur perusahaan daerah air minum (PDAM) Tirta Dharma Kota Probolinggo akhirnya ditetapkan. Hal ini dilakukan setelah melalui proses panjang dengan tiga orang kandidat.
Ketiga kandidat tersebut yakni Indra Sovia Jalal, Anizar Firmadi, dan Robet Balbut. Dari masing-masing kandidat rata-rata pernah berkecimpung di dunia air minum.
Seperti halnya Robet Balbut, sebelumnya Robet pernah menjabat sebagai Direktur PDAM Kota Pasuruan. Kemudian Anizar Firmadi yang juga pernah menjabat sebagai Direktur Pelayanan dan Operasional PDAM Surya Sembada Surabaya.
Baca Juga: Tahanan Polres Gresik Gelar Doa Bersama Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW
Lalu kandidat ketiga, yang juga terpilih menjadi direktur PDAM Kota Probolinggo yakni Indra Sovia Jalal. Indra sendiri sebelumnya tak memiliki background sebagai pegawai maupun direktur PDAM.
Melainkan, Indra merupakan anak dari salah satu anggota DPRD Kota Probolinggo yakni Mokhammad Jalal. M Jalal ini sendiri sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo dan juga Ketua Komisi I DPRD Kota Probolinggo.
Sehingga hal ini membuat adanya dugaan ‘titipan’ yang dilakukan anggota DPRD kepada panitia. “Kalau tidak mempunyai pengalaman sebelumnya, mana bisa memimpin perusahaan daerah. Adanya perusahaan tersebut akan bangkrut nantinya,” kata M Hartadi, Ketua Masyarakat Demokrasi Anti Korupsi.
Baca Juga: Persiraja Umumkan Rekrut Ferdinand Sinaga, Persebaya Malah Menutupi
Dikonfirmasi terkait adanya titipan, Moh Khusaini selaku panitia seleksi dan juga dosen Universitas Brawijaya enggan memberikan komentarnya.
Sedangkan Sekretaris Daerah Kota Probolinggo, Ninik Ira Wibawati menepis adanya unsur titipan. “Itu tidak benar. Banyak proses yang sudah dilalui,” jelasnya singkat. (ada/ian)






