Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Vaksinasi 20 Persen, Pamekasan Kembali Terapkan PPKM Level 3

Pamekasan (beritajatim.com) – Kabupaten Pamekasan kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, khususnya pasca status PPKM Jawa-Bali kembali diperpanjang hingga 18 Oktober 2021 mendatang.

Naiknya status PPKM Level 3 untuk kabupaten Pamekasan, tidak lepas dari capaian vaksinasi yang relatif masih rendah. Bahkan pelaksanaan vaksinasi di wilayah setempat, juga masih berada di bawah angka 50 persen.

“Capaian vaksinasi di kabupaten Pamekasan masih 20 persen dari jumlah penduduk, sehingga masih sangat jauh dari target. Status level 3 ini menandakan capaian vaksinnya tidak sampai 50 persen,” kata Ketua Penanganan Covid-19 RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan, dr Syaiful Hidayat, Rabu (7/10/2021).

Dari itu pihaknya bersama seluruh stakeholders di wilayah setempat, sangat gencar memberikan edukasi sekaligus sosialisasi vaksin kepada masyarakat. “Tujuan dari vaksinasi ini agar segera terbentuk herd immunity atau kekebalan kelompok,” ungkapnya.

“Selama ini kami bersama seluruh stakeholders di Pamekasan, sudah berusaha maksimal mengajak masyarakat untuk melakukan vaksin. Salah satu tujuannya agar capaian vaksinasi sesuai target,” sambung pria yang akrab disapa dr Syaiful.

Hanya saja upaya tersebut dinilai akan sulit berhasil jika tidak mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat. “Jika target vaksinasi ini mencapai target, maka dibutuhkan dukungan serta kesadaran dari masyarakat agar ikut serta mensukseskan program ini,” jelasnya.

“Saat ini masih banyak masyarakat yang justru masih lebih percaya berita hoaks tentang vaksinasi, hanya saja kesadaran akan pentingnya kesehatan itu justru masih belum muncul di tengah masyarakat. Sekalipun gerakan edukasi dan sosialisasi sangat gencar dilakukan,” imbuhnya.

Dari itu pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat agar ikut serta mendukung program pemerintah, salah satunya dengan melaksanakan vaksin. “Mari bantu pemerintah sukseskan vaksinasi, tidak kalah penting dengan selalu menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya. [pin/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar