Malang (beritajatim.com) – Universitas Brawijaya (UB) Malang menghadirkan layanan printbox untuk mempermudah mahasiswa mencetak dokumen. Hasil inovasi ini ada di Gedung UPT Perpustakaan UB yang akan mudah dijangkau membantu mahasiswa untuk cetak tugas kuliah atau dokumen penting lainnya di kampus.
Petugas Humas Perpustakaan UB Ihwan Hariyanto menjelaskan, era digital ini kebutuhan pencetakan dokumen tetap menjadi bagian penting. Baik keperluan bisnis, pendidikan, atau pribadi, seringkali memerlukan dokumen fisik dalam bentuk cetak. Namun, mencetak dokumen tidak mudah, terutama jika tidak punya printer sendiri.
“Inilah mengapa layanan printbox hadir sebagai solusi praktis untuk memenuhi kebutuhan cetak Anda. Printbox adalah layanan yang menyediakan fasilitas cetak cepat dan mudah tanpa harus punya printer,” ujarnya, saat berada di sekitar lokasi, Senin (5/6/2023).
Keuntungan utama dari printbox karena mudah digunakan. Mahasiswa tidak perlu membawa dokumen dalam format fisik dan mengurus segala keperluan cetak sendiri.
Cukup siapkan file digital dalam format yang sesuai (seperti PDF atau DOC), datang ke Printbox terdekat, dan dalam waktu singkat, dokumen siap dicetak.
Baca Juga:
Universitas Brawijaya Malang Gelar Tes UTBK Diikuti 21.960 Peserta
“Layanan ini bermanfaat jika Anda membutuhkan cetakan darurat atau jika Anda sedang bepergian dan membutuhkan dokumen cetak secara cepat. Selain kemudahan, Printbox juga menawarkan keandalan dan kualitas cetak yang baik,” sambungnya.
Mesin cetak yang digunakan dalam Printbox umumnya berkualitas tinggi, sehingga hasil cetakannya jelas, tajam, dan berkualitas profesional. Mahasiswa bisa memilih berbagai opsi cetak seperti warna, ukuran kertas, dan jenis kertas yang dibutuhkan.
Selain praktis, mesin ini juga melindungi penggunanya dari pencurian atau kebocoran data. Mesin ini juga diprogram untuk tidak merekam data, sehingga dokumen dihapus secara otomatis.

Terkait harga, Printbox menawarkan tarif terjangkau. Mahasiswa cukup membayar sesuai dengan jumlah halaman yang dicetak. Untuk tarif print dokumen hitam putih Rp500, warna Rp.1000 per lembar dan biaya layanan setiap kali print sebesar Rp500 saja.
Baca Juga:
Universitas Brawijaya Malang Luncurkan Aplikasi Atria
Sebagai informasi, Printbox adalah mesin cetak karya inovasi empat mahasiswa Universitas Indonesia, yaitu Alif Hikmah Fikri, Joshua Alviando , Ardanto Finkan Septa, dan Yoga Dwi Adityaputra . Mereka mengadopsi cara kerja vending machine dalam menciptakan Printbox, yaitu alat cetak dokumen yang bisa dengan mandiri.
“Cara kerja mesin ini sangat mudah. Buka website Inventing.id, kemudian pilih upload document. Setelah itu, muncul pilihan cetak warna atau hitam putih serta jumlah salinan dan halaman yang akan dicetak. Setelah memilih dokumen, pengguna diarahkan melakukan pembayaran menggunakan digital payment. Pengguna mendapatkan QR code untuk di-scan di Printbox terdekat. Proses upload dokumen ini tidak lama, kurang lebih hanya satu menit,” kata CEO Inventing.id, Alif Hikmah Fikri. [dan/beq]






