Surabaya (beritajatim.com) – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) memberikan pelatihan kepada sejumlah guru di Banyuwangi pada Sabtu (22/7/2023).
Pelatihan itu diberikan pada 20 orang guru SD di Kecamatan Tegaldlimo Banyuwangi. Pelatihan dilaksanakan di SDN 4 Wringinpitu.
Ketua tim PKM Nadia Lutfi Choirunnisa M.Pd. mengungkapkan Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum baru yang diterapkan di Indonesia. Salah satu alasan penerapan Kurikulum Merdeka yaitu untuk mengatasi learning loss pada siswa paska-pandemi Covid-19.
Selain itu Kurikulum Merdeka bertujuan untuk menumbuhkan karakter siswa melalui penerapan profil pelajar pancasila. Peningkatan kualitas pembelajaran dan karakter pada Kurikulum Merdeka dapat ditingkatkan melalui integrasi dengan budaya lokal.
BACA JUGA:
Unesa Resmi Buka Prodi Kedokteran Mulai 1 Agustus 2023
Desain pembelajaran berbasis budaya lokal yaitu langkah-langkah pembelajaran yang digunakan oleh guru di dalam proses pembelajaran mengintegrasikan nilai-nilai luhur dan moral yang ada pada budaya lokal.
“Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu memberikan pelatihan kepada guru dalam mengembangkan desain pembelajaran melalui integrasi budaya lokal di sekolah dasar,” kata Nadia.
Guru SD mendapatkan tugas untuk melakukan refleksi budaya Banyuwangi. Salah satu kearifan lokal jenis makanan yang ada di Banyuwangi adalah Sego Tempong.
“Guru melakukan refleksi unsur-unsur apa saja yang ada di dalam Sego Tempong. Selanjutnya unsur-unsur tersebut diintegrasikan ke pembelajaran di SD,” lanjut Nadia.
BACA JUGA:
Unesa Peringkat Kedua Dunia di Jawametrik
Diketahui, anggota timnya yakni Prof Dr. Suryanti, M.Pd., Neni Mariana, M.Sc., Ph.D., Ganes Gunansyah, M.Pd., dan Dr. Ari Metalin Ika Puspita, M.Pd.
Pelatihan ini diharapkan dapat membantu guru-guru di Banyuwangi untuk mengembangkan desain pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif, serta dapat mengintegrasikan budaya lokal ke dalam pembelajaran sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan karakter siswa. [fiq/beq]






