Pendidikan & Kesehatan

RSUD Padangan Jadi Penyangga Penanganan Pasien Covid-19

Inspeksi mendadak komisi c DPRD Bojonegoro ke RSUD Padangan untuk mengecek kesiapan sebagai RS penyangga penanganan pasien corona

Bojonegoro (beritajatim.com) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kecamatan Padangan, dijadikan penyangga penanganan pasien Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro apabila jumlah pasien mengalami peningkatan.

Direktur Utama RSUD Padangan Agus Suprayitno mengatakan, saat ini di RSUD Padangan ada 13 layanan yang tersedia, diantaranya penyakit dalam, spesialis kulit dan kelamin, spesialis mata, dan dokter spesialis bagian anak.

“Sementara dokter spesialis paru yang kebetulan notabenenya sebagai sentra pelayanan Covid-19 memang belum ada,” ujarnya, Selasa (7/4/2020).

Tapi, lanjut Agus, jika kondisinya sangat darurat, sehingga meskipun tidak ada dokter spesialis paru tetap menjadi prioritas tenaga medis untuk menangani kasus Covid-19. Termasuk menyiapkan satu ruang isolasi yang fungsinya sebagai rawat inap.

“Untuk kesiapan penanganan Covid-19 yang menjadi dasar kita adalah keputusan Gubernur Jatim tentang penetapan RS rujukan Corona,” tukasnya.

Sementara Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Mochlasin Affan melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk melihat pencegahan dan persiapan RSUD Padangan menangani virus corona (Covid-19) di wilayah barat Bojonegoro.

“Kita juga ingin tahu sejauh mana infrastuktur RSUD Padangan, karena dari paparan sebelumnya ada bebarapa kamar yang terkendala atau belum siap,” tukasnya.

Pihaknya juga ingin berkoordinasi untuk mengetahui apa yang sudah dipersiapkan Dinas Kesehatan terkait adanya wabah ini. “Kita juga harus siap jika suatu saat Bojonegoro menghadapi hal yang sama. Sehingga kita harus benar-benar koordinasi bagaimana persiapan Dinas Kesehatan dan RSUD jika memang terjadi kasus suspect corona,” pungkasnya. [lus/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar