Jombang (beritajatim.com) – RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Jombang sukses melakukan operasi pengangkatan tumor gondok atau struma seberat 1 Kilogram lebih yang bersarang di leher Muslikin (60), warga Desa Gondek Kecamatan Mojowarno. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai supeltas (Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas) ini menderita penyakit tersebut sekitar 20 tahun.
Penyakit gondok adalah pembesaran kelenjar tiroid yang tidak normal. Tiroid merupakan kelenjar berbentuk seperti kupu-kupu terletak tepat di bawah jakun. Penyebabnya bisa karena kekurangan yodium, kelebihan maupun kekurangan hormon tiroid. Gondok yang ada di leher Muslikin semakin hari semakin membesar. Baik pada kelenjar tiroid sebelah kanan dan kiri.
Namun di laher Muslikin ukurannya lebih dominan yang kiri, yakni 15×12 centimeter. Sedangkan di sebelah kanan ukurannya di atas 10 centimeter. Akibatnya, leher pria yang tinggal di Dusun Ngrawan Desa Pesantren Kecamatan Tembelang hampir tidak kelihatan. Tertutup oleh balutan struma. Sebelum operasi, tim dokter malakukan diagnosa.
BACA JUGA:
RSUD Jombang Didorong Lakukan Digitalisasi
“Gondok secara umum dibedakan menjadi dua. Gondok jinak atau struma jinak dan ganas atau kanker tiroid. Setelah dilakukan diagnosa, pasien ini adalah tipe yang jinak atau struma biasa. Yakni terjadi pada kelenjar tiroid kanan dan kiri. Setelah kita angkat melalui operasi beratnta 1 kg lebih,” dr. I Kadek Wira Darmika, Sp.B, Dokter spesialis bedah RSUD Jombang.
Sebelum melakukan operasi terhadap pasien, tim dokter melakukan perencanaan matang. Di antaranya melakukan koordinasi dengan ahli bius atau dokter anestesi, mesin ventilator, kemudian persiapan pascaoperasi yang didukung ICU. Walhasil, sarana prasarana yang ada di RSUD Jombang cukup lengkap.
Persiapan operasi pun dilakukan. Tentu melibatkan dokter penyakit dalam, dokter spesialis patalogi anatomi, tim dari spesialis PK (Patologi Klinik), serta tim dokter jantung. Semua standby. Semua melakukan pemantauan. “Semisal dokter jantung untuk memantau kondisi jantung pasien,” kata dokter Wira.

2,5 Jam yang Menentukan
Nah, Kamis (2/2/2023) adalah hari yang paling menentukan bagi Muslikin. Dia dibawa ke ruang operasi. Secara fisik dan mental, bapak tiga anak ini siap. Semua peralatan disiapkan. Dengan hati-hati tim ini melakukan tugas. Yakni, dokter bedah, dokter anestesi, serta dibantu dengan asisten perawat dari OK Bedah RSUD Jombang. Operasi dilakukan selama 2,5 jam.
Tumor gondok yang bersarang di leher Muslikin selama 20 tahun akhirnya bisa diangkat. Namun demikian, tim dokter tetap melakukan pemantauan. Walhasil, kondisi Muslikin semakin membaik. Awalnya hanya tidur, kini warga Gondek ini sudah bisa duduk. Muslikin menjalani pemulihan di ruang Bima RSUD Jombang. Ruangan ini berada di lantai tiga.
Bahkan pada Senin (6/2/2023), dia sudah bisa berjalan. Bisa duduk santai di atas ranjang rumah sakit. Muslikin juga sudah bisa ngobrol dengan anak dan istrinya. “Hari ini Pak Muslikin sudah diperbolehkan pulang. Kondisinya membaik. Sudah bisa jalan dan berbicara,” kata dokter penanggung jawab pelayanan utama ini.
SDM Profesional dan Alat Medis Canggih
Direktur RSUD Jombang Dr dr Ma’murotus Sa’diyah Mkes mengaku lega dengan suskesnya operasi pengangkatan tumor gondok di leher pria berusia 60 tahun itu. Dia juga mengatakan bahwa operasi yang dijalani oleh Muslikin menggunakan BPJS. Sehingga semuanya gratis.
Ning Eyik, panggilan akrab Dr dr Ma’murotus Sa’diyah Mkes mengungkapkan, selain tenaga yang profesional di bidangnya, keberhasilan operasi tersebut juga tidak lepas dari adanya peralatan canggih di RSUD Jombang. Peralatan itu salah satunya adalah pisau bedah harmonik atau Harmonic scalpel.
Pisau ini menggunakan energi ultrasonik untuk memotong dan koagulasi jaringan lunak. Pisau ini mampu menghasilkan kerusakan termal minimal pada jaringan di sekitarnya.
“Berhasilnya operasi tumor gondok ini, selain SDM di RSUD Jombang yang profesional, juga adanya peralatan medis canggih,” ujarnya.
Ning Eyik juga mengatakan bahwa operasi pengangkatan tumor gondok terhadap Muslikin menggunakan BPJS. Sehingga warga kurang mampu ini tidak mengeluarkan biaya sepeserpun dalam pengobatan tersebut. “Adanya BPJS sangat penting bagi masyarakat. Termasuk dalam kasus operasi tumor gondok ini,” kata mantan Rektor Undar Jombang ini.
Disambangi Bupati Jombang

Muhlisin duduk di atas ranjang ruang Bima RSUD Jombang ditemani istri dan dua anaknya. Dia sudah bisa berbicara secara lancar. Pada leher Muhlisin nampan perban warna putih. Saat duduk santai itulah pria yang juga bekerja sebagai tukang becak ini mendapatkan tamu istimewa.
Bupati Jombang Mundjidah Wahab beserta rombongan membesuk. Kegembiraan bercampur gugup tak bisa disembunyikan dari wajah pria berusia 60 tahun ini. Bupati menanyakan kondisi dan meminta agar Muhlisin mematuhi semua ptunjuk dokter. “Alhamdulillah sudah enak. Tidak sakit lagi. Saya sudah bisa jalan, berbicara dan aktifitas lain,” kata warga Desa Gondek ini di depan bupati.
Bupati Mundjidah didampingi Sekdakab Agus Purnomo, Direktur RSUD Jombang Dr dr Ma’murotus Sa’diyah Mkes, serta dr. I Kadek Wira Darmika, Sp.B. Bupati mengatakan bahwa Muslikin sehari-hari bekerja sebagai supeltas dan abang becak yang mangkal di depan pintu gerbang Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas Jombang.
Dalam beberapa tahun terakhir, kondisi penyakit yang diidapnya semakin parah. Akhirnya Bupati Jombang menawari Muslikin untuk berobat. Awalnya, Muslikin sempat ragu dengan biaya untuk kebutuhan operasi. Namun dengan pendekatan yang baik, bupati meminta kepala desa setempat untuk menjelaskan jika biaya akan ditanggung pemerintah.
BACA JUGA:
RSUD Jombang Siapkan Ruangan untuk Caleg Depresi
Bupati Mundjidah juga memastikan jika perawatan lanjutan Muslikin akan tercover dengan baik. Pihaknya sempat koordinasi dengan tim dokter RSUD Jombang untuk memeriksa kondisi pasien. :Kalau bisa kita minta ditangani sendiri, kalau tidak bisa kita minta buatkan rujukan ke RSUD dr Soetomo. Mengingat kondisinya cukup besar dan parah,” katanya.
Walhasil, RSUD Jombang bisa menangani kasus tumor gondok tersebut. Dalam kesempatan itu, Bupati Jombang juga memberikan nasihat untuk Muslikin agar senantiasa menjaga kesehatan. “Jika ada sesuatu pascaoperasi ini, segera lakukan konsultasi dengan dokter,” ujar Mundjidah.
Muslikin mengangguk. Dia kemudian mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan RSUD Jombang. Karena atas bantuan mereka tumor gondok yang bersarang di leher Muslikin bisa diangkat dengan jalan operasi. “Tentu kami mengucapkan terima kasih untuk Ibu Bupati (Mundjidah) dan RSUD Jombang,” pungkasnya Muslikin dengan senyum terpulas. [adv/suf]






