Pendidikan & Kesehatan

RSUD Jombang Siapkan Ruang Rawat Inap Kelas I untuk Pasien BPJS Ketenagakerjaan

Direktur RSUD Jombang DR dr Ma'murotus Sa'diyah MKes (berjilbab) bersama Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jombang Binti Kristanti, Kamis (19/1/2023). [Foto/Yusuf Wibisono]

Jombang (beritajatim.com) – RSUD Jombang menyiapkan fasilitas istimewa untuk pasien dari BPJS Ketenagakerjaan. Fasilitas itu di antaranya ruang rawat inap kelas I, yakni ruang Bima dan Yudhistira.

Ruang tersebut memiliki fasilitas istimwa. Ukurannya 4×6 meter, lengkap dengan kamar mandi di dalamnya. Kemudian terdapat satu tempat tidur serta lemari. Lalu terdapat sofa yang digunakan untuk penunggu. Semua itu semakin klop dengan adanya AC (Air Conditioner) dan pesawat televisi.

“Masih banyak lagi fasilitas lain yang dimiliki RSUD Jombang. Untuk pasien BPJS Ketenagakerjaan tidak ada batasan. Kita sudah lama menjalin kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan,” kata Direktur RSUD Jombang DR dr Ma’murotus Sa’diyah MKes.

Pada Kamis (19/1/2023) BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jombang melakukan ‘Hospital Tour) ke rumah sakit pelat merah yang ada di Jl KH Wahid Hasyim Jombang ini. Acara yang dilaksanakan di ruang KH Wahab Chasbullah RSUD Jombang ini juga dihadiri 100 perwakilan dari perusahaan.

Di hadapan mereka, baik pihak rumah sakit maupun BPJS Ketenagakerjaan menyampaikan pogram-programnya. “Untuk pasien BPJS Ketenagakerjaan semua di kelas 1. Dan berapapun biayanya unlimited atau tidak terbatas,” kata Ning Eyik, panggilan akrab DR dr Ma’murotus Sa’diyah MKes.

Ning Eyik juga menjelaskan tentang pelayanan Pre & Inter Hospital. Layanan tersebut untuk menjemput pasien 24 jam. Tentunya dengan tenaga medis yang sudah terlatih. Pre & Hospital melayani kecelakaan kerja dan kecelakaan lalu lintas.

“Jadi ketika ada kecelakaan kerja di perusahaan bisa menghubungi nomor (0321)8491 119. Petugas dari RSUD Jombang akan datang dengan ambulans untuk menjemput pasien. Mereka memiliki teknik evakuasi dan transportasi mengutamakan keamanan, serta kondisi pasien,” jelasnya.

jombang
Perwakilan perusahaan yang hadir di RSUD Jombang

Dalam forum tersebut Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jombang Binti Kristanti juga memberikan sambutan. Dia menjelaskan secara panjang lebar tentang BPJS Ketenagakerjaan. “Tour Hospital ini merupakan program baru. Tujuannya memberikan edukasi program manfaat bagi pasien BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Binti.

Dalam kesempatan itu juga dijelaskan teknis pencarian saldo JHT (Jaminan Hari Tua) BPJS Ketenagakerjaan. Yakni dokumen administrasi yang wajib dilampirkan pada saat mengajukan klaim manfaat jaminan, serta dokumen berupa fotokopi dengan menunjukan berkas asli. Untuk saldo di bawah Rp 10 juta, peserta dapat menggunakan aplikasi JMO untuk klaim JHT. [suf/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar