Gresik (beritajatim.com) – Cabang Dinas Pendidikan Gresik mengapresiasi siswa SMAN 1 Gresik. Pasalnya, di bulan Agustus 2023 Ilham Aditya Wibowo siswa kelas XII meraih medali perunggu diajang Olimpiades Sains Nasional (OSN) dan M Alif Firmansyah meraih medali emas dan perunggu di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) yang digelar di Palembang, Sumatra Selatan.
Ilham Aditya Wibowo merupakan satu-satunya siswa Gresik yang mendapatkan medali OSN Geografi. Siswa yang tinggal di Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas ini malahan menjadi minoritas di Jawa Timur yang berasal dari sekolah negeri.
“Tantangannya berat, karena materinya itu berbeda dengan materi di sekolah. Jadi benar-benar diuji,” ujar Ilham, Senin (4/09/2023).
Nantinya Ilham berkesempatan untuk mewakili Indonesia diajang Olimpiade Geografi Internasional di Finlandia. Namun, dirinya perlu mempersiapkan dengan matang lantaran akan ada seleksi kembali sebelum berangkat 2024 nanti.
Baca Juga: LEGO Play On Fest, Ajak Komunitas Indonesia Bermain dan Mengembangkan Kreativitas
“Targetnya bisa meraih medali internasional itu,” kata Ilham tersenyum.
Sementara M Alif Firmansyah malah menyumbang emas dan perunggu dalam ajang Popnas di Palembang. Torehan ini sekaligus mengantarkannya untuk pra seleksi Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.
“Minggu depan saya mewakili Gresik dalam ajang Porprov renang. Targetnya emas karena sebelumnya baru meraih perunggu,” ungkapnya.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Gresik, Kiswanto menyatakan raihan perunggu dalam ajang OSN ini menjadi kebanggaan. Sebab persaingannya dari suluruh sekolah di Indonesia.
“Khusus di Jawa Timur hanya 7, salah satunya Gresik. Kebetulan SMA Negeri karena di Jatim kebanyakan swasta yang meraih OSN,” paparnya.
Nantinya pihaknya ingin mempersiapkan lebih matang lagi untuk menyambut OSN tahun depan. Ditargetkan, untuk Gresik tidak hanya satu siswa yang bisa lolos OSN.
Baca Juga: Lewat Gerakan Cerdas Memilih, Dosen FIS UM Malang Usul Cara Baru Kampanye
“Nanti kami ngundang orang yang memiliki pengalaman di OSN untuk mempersiapkan siswa. Ini karena bibit Gresik ini bagus, target tahun depan bisa bertambah raihan OSN,” pungkas Kiswanto.
Dalam kegiatan penerimaan prestasi itu, SMAN 1 Gresik juga mengenalkan guru asal Jepang kepada para siswa. Guru asal Jepang ini akan mengajar di SMAN 1 Gresik selama tiga bulan kedepan.
“Itu merupakan program pertukaran guru, guru kami juga tiga bulan mengajar di negara Jepang,” tandas Kepala SMAN 1 Gresik, Syafaul Anam. (dny/ian)






