Pendidikan & Kesehatan

Paduan Suara Unair, Berprestasi di Tingkat Nasional dan Internasional

Surabaya (beritajatim.com) – Melatih suara telah menjadi kegiatan rutin yang dilakukan oleh tiap anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paduan Suara Universitas Airlangga (PSUA).

Menyisakan serak dan dahak pada tenggorokan, tidak menghentikan semangat pada tiap-tiap anggota untuk tetap berkreasi dan berprestasi di tengah kondisi apapun.

Menjadi wadah dan fasilitas pengembangan bakat mahasiswa Universitas Airlangga (Unair), PSUA ikut turut berkontribusi menyumbang prestasi hingga ke kancah Internasional.

PSUA didirikan pada 28 September 1981 atas dasar adanya kesamaan minat dan bakat anggota dalam usaha memupuk, mengembangkan, dan melestarikan potensi seni budaya di kalangan mahasiswa Unair.

Hingga saat ini besarnya nama PSUA dalam dunia kepaduansuaraan, jalanan terjal nan berliku telah mereka hadapi. Melatih diri sendiri terus mengasah kemampuan individu, terkhusus dalam bidang musikalitas paduan suara.

Proses yang panjang dan tentunya dilatih oleh pelatih yang kompeten, merupakan kunci dari beberapa prestasi hingga saat ini.

Selalu ada seseorang dibalik sebuah kesuksesan. Inilah yang diyakini oleh PSUA untuk memperkokoh organisasinya. Terus berdialog dengan generasi sebelum-sebelumnya dan mengajak andil di dalam tiap kegiatan.

Dalam berkembangnya waktu, PSUA telah menjadi keluarga besar dengan kekeluargaan yang sangat erat.

Maka dari itu, kegiatan rutinan merupakan hal yang wajib diadakan. Karena dengan adanya kegiatan yang intensif seperti ini, segala hal menjadi lebih cair.

Beberapa kendala yang di alami dalam pandemi seperti ini pun tidak menyurutkan semangat anggota tetap berkreasi. “PSUA juga beberapa kali mengisi acara selama pandemi yang dikemas dalam konsep virtual choir, ” ungkap Windu, Ketua PSUA, Kamis (03/09/2020).

Banyak sekali event yang telah diadakan terkait bidang seni paduan suara. Konser tahunan menjadi program setiap tahun, dengan konsep dan tujuan yang juga disesuaikan dengan program PSUA setiap tahunnya.

Untuk mempererat kekeluargaan, PSUA juga mengadakan event Solidisasi dimana para anggotanya menghabiskan waktu beberapa hari untuk melakukan kegiatan positif, refreshing, dan memperdalam ikatan.

Mengikuti kompetisi baik nasional maupun Internasional, dan juga pernah beberapa kali menyelenggarakan Lomba Paduan Suara merupakan langkah konkrit yang dibutuhkan untuk mencampai impian.

Banyak prestasi yang telah diraih diantara adalah Pada 2017 lalu, PSUA mengikuti kompetisi di Austria dan meraih antara lain:

•1st Prize International Choral Competition Ave Verum, Part A, dalam 3rd International Choral Competition Ave Verum 2017 yang diselenggarakan di Baden, Austria.

•Best Interpretation of a Choral Piece Composed After Year 2000, dalam 3rd International Choral Competition Ave Verum 2017 yang diselenggarakan di Baden, Austria.

• Prize of the Audience Proper Prize, dalam 3rd International Choral Competition Ave Verum 2017 yang diselenggarakan di Baden, Austria.

Selain itu pada tahun-tahun berikutnya, PSUA juga meraih juara pada kompetisi Internasional di Tallin, Estonia (2015) dan Polandia (2012) dan banyak lagi prestasi Nasional yang sudah tidak terbendung.

PSUA selalu bisa menjadi rumah bagi anggota anggotanya, sehingga pun anggotanya pergi jauh, mereka dapat kembali ke rumah yang nyaman bersama keluarga besar di dalamnya.

“PSUA semoga senantiasa berkembang, dan terus prestatif, serta menjadi Paduan Suara yang dapat terkemuka di Tanah Air, ” ucap Windu.

Hal mengesankan yang lain tentunya hadir dalam tubuh mereka adalah kesempatan yang diberikan kepada anggotanya untuk berkembang dan mencapai pada batasnya agar terus berprestasi.

Memberikan tiap-tiap anggotanya untuk berkembang, merupakan suatu kewajiban yang harus diberikan. Menjadi stimulus untuk tetap berkreasi dan berprestasi, mengharumkan nama PSUA di Nasional hingga Internasional merupakan tekad yang tidak akan pernah padam. [but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar