Pendidikan & Kesehatan

Nakes Se-Kabupaten Malang Ditarget Selesai Vaksinasi Tiga Hari

Kadinkes Kabupaten Malang, drg.Arbani Mukti Wibowo saat menerima vaksinasi Perdana, Sabtu (30/1/2021) di Pendopo Pemkab Malang, Kepanjen. (Foto : Brama Yoga/Beritajatim.Com)

Malang (beritajatim.com) – Dinas Kesehatan Kabupaten Malang menargetkan penyuntikan vaksin Covid-19 bagi tenaga kesehatan (nakes), akan selesai tiga hari mulai Senin (1/2/2021) depan.

“Kami berharap mulai hari Senin hingga Rabu nanti penyuntikan vaksin kepada seluruh nakes sudah bisa 100 persen, ” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo usai mengikuti pencanangan vaksinasi di pendopo Bupati Malang, Sabtu (30/1/2021).

Arbani menjelaskan, usai dicanangkan hari ini, pada hari Senin (1/2/2021) hingga Rabu (3/2/2021) akan dilakukan vaksinasi dengan sasaran seluruh nakes. Kata dia, jumlah vaksin yang sudah diterima Kabupaten Malang hingga saat ini mencapai 15 ribu vial. “Alhamdulillah 15 ribu vial kemaren sudah datang peruntukannya bagi 7700 nakes,” terangnya.

Penyuntikan vaksin bagi nakes yang dimulai Senin nanti adalah penyuntikan pertama. Selanjutnya, penyuntikan yang kedua kepada nakes akan dilakukan 14 hari kemudian, sebab penyuntikan harus dilakukan 2 kali. “Hari Senin nanti nakes disuntik satu kali dan 14 hari kemudian dilakukan penyuntikan kedua,” paparnya.

Sehingga, lanjut Arbani, setelah penyuntikan kepada nakes tuntas dua kali, maka akan dilakukan penyuntikan pada sasaran selanjutnya, yaitu sasaran prioritas kedua yakni TNI-Polri, petugas pelayanan publik, guru dan petugas pemadam kebakaran (pmk).

Arbani melanjutkan, sejak pencanangan vaksinasi, mulai hari ini semua fayankes yang sudah memenuhi syarat sudah bisa melakukan vaksinasi. “Saya minta vaksinasi dimulai sekarang.Kalau fayankes dalam Seminggu melaksanakan satu sesi, maka ke depan semua fayankes dalam seminggu bisa melakukan 6 sesi agar target vaksinasi bisa tercapai,” tegas Arbani.

Pihaknya kembali mengimbau kepada masyarakat agar tidak ragu dan tidak takut disuntik vaksin. “Kami sampaikan ke masyarakat tidak perlu takut dengan vaksinasi karena ada standarisasi dan tahapan tahapan sebelum divaksinasi,” pungkasnya. (yog/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar