Surabaya (beritajatim.com) – Program Studi (Prodi) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Unusa mendapatkan nilai tertinggi se-Indonesia dalam penyelenggaraan jenjang sarjana Prodi Kesmas.
Ketua Prodi S1 Kesmas Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Dwi Handayani mengungkapkan, capaian itu berdasarkan penilaian dan pemeringkatan yang dirilis Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia (AIPTKMI) lewat laman Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAMPTKes).
Menurutnya, hasil ini sebagai bukti kerja nyata penuh integritas seluruh komponen mulai mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, pimpinan, alumni, hingga mitra kerja. “Di sisi lain, capaian itu juga merupakan tantangan besar yang harus dihadapi dengan inovasi untuk memperkuat kapasitas universitas mewujudkan visinya,” ujar Dwi, Jumat (10/2/2023).
[berita-terkait number=”5″ tag=”unusa”]
Ia menambahkan, data LAMPTKes menyebut bahwa ada sebanyak 174 prodi Kesmas jenjang sarjana, dengan rincian 9 prodi terakreditasi unggul, 8 prodi terakreditasi A, 132 prodi terakreditasi B, dan 25 prodi terakreditasi C. “Pengakuan ini penting bagi sivitas akademika karena berasal dari lembaga yang otoritatif, terpercaya, dengan metode penilaian yang objektif,” jelasnya.
Sementara Wakil Rektor I Unusa, Prof Kacung Marijan mengatakan bahwa capaian ini semakin memperkuat kepercayaan publik jika Kesmas Unusa merupakan prodi yang unggul. “Kepercayaan publik terhadap Unusa, khususnya Prodi Kesmas akan membawa implikasi luas,” katanya.
Ia menyebutkan, pimpinan Unusa juga terus mendukung berbagai program yang sudah dicanangkan oleh prodi. Sehingga, prodi termotivasi untuk memberikan prestasi institusi. “Kami bersungguh-sungguh mengelola prodi, karena ini merupakan amanah dari umat. Hasil penilaian ini, salah satu bukti kesungguhan Unusa,” tandasnya. [ipl/kun]






