Pamekasan (beritajatim.com) – Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, harus bekerja ekstra keras untuk memenuhi kebutuhan stok darah di kabupaten Pamekasan.
Hal tersebut disampaikan Kepala UDD PMI Pamekasan, dr Achmad Syafirullah seiring dengan bertambahnya angka pasien hingga fasilitas kesehatan di wilayah setempat.
“Kondisi ini tidak lepas dari meningkatnya kebutuhan darah di Pamekasan, seiring dengan bertambahnya pasien maupun fasilitas kesehatan, baik itu milik pemerintah maupun pihak swasta,” kata Kepala UDD PMI Pamekasan, dr Achmad Syafirullah, Sabtu (12/8/2023).
Dari itu, dukungan dari seluruh elemen masyarakat khususnya instansi-instansi maupun para relawan, agar ikut serta dan bahu membahu membantu dan melaksanakan aksi sosial donor darah demi kemanusiaan.
Baca Juga: UDD PMI Pamekasan Apresiasi Kegiatan Donor Darah Polwan
“Jadi setiap hari kita harus bekerja ekstra untuk mendapatkan darah, salah satunya dengan cara jemput bola ke sejumkah instansi maupun komunitas berbeda,” ungkapnya.
Beruntung sejauh ini, sejumlah instansi maupun komunitas cukup intens melaksanakan aksi donor darah. Di antaranya aksi sosial yang dilakukan pegawai Lapas Pamekasan, maupun Polwan Polres Pamekasan, beberapa waktu lalu.
“Melalui kesempatan itu, tentunya kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih bagi sejumkah instansi yang sudah melakukan aksi nyata yang berorientasi pada sektor kesehatan masyarakat,” jelasnya.
Baca Juga: Polwan Pamekasan Sumbang 60 Kantong Darah untuk UDD PMI
Dari itu pihaknya sangat berharap kegiatan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh pihak, khususnya seluruh instansi di Pamekasan. “Semoga kegiatan ini terus diadakan secara rutin dan berkesinambungan,” sambung dr Syafi.
“Tidak kalah penting, semoga kegiatan ini juga menjadi motivasi bagi instansi-instansi, kantor-kantor, maupun komunitas lain di Pamekasan, khususnya dalam melaksanakan donor darah,” pungkasnya. [pin/beq]






