Ponorogo (beritajatim.com) – Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko memberi bocoran terkait dengan Muhammad Iqdam Kholid atau akrab disapa Gus Iqdam bakal mengisi pengajian di Kabupaten Ponorogo. Mubaligh yang terkenal dengan diksi “dekengane pusat” itu, dijadwalkan akan bertausiah di Alun-alun Ponorogo pada tanggal 13 Desember 2023 mendatang.
“Rencananya Gus Iqdam akan mengisi pengajian di Alun-alun Ponorogo pada tanggal 13 Desember nanti,” ungkap Bupati Sugiri Sancoko, Jumat (1/12/2023).
Beda dengan Gus Ali Gondrong yang beberapa hari lalu mengisi pengajian di Alun-alun saat malam hari, Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Hikam II Blitar, Jawa Timur akan mengaji pada siang hari. Yakni sekitar pukul 14.30 WIB.
“Gus Iqdam jadwalnya padat, kebetulan kebagian siang hari. Tidak apa-apa yang penting Gus Iqdam bisa ke sini,” katanya.
BACA JUGA:
Hujan Disertai Angin, Pohon Timpa 2 Mobil di Kantor Pemkab Ponorogo
Kehadiran Gus Iqdam di Kabupaten Ponorogo, diprediksi akan menyedot ribuan warga untuk hadir. Nasehat-nasehat dari pendiri Majelis Ta’lim Sabilu Taubah ini sangat dinantikan oleh warga, terutama kalangan anak muda. Karena dilaksanakan pada siang hari, Bupati Sugiri menyebut bahwa nantinya akan ada beberapa terop di pasang di Alun-alun Ponorogo.
“Karena dilaksanakan siang, ya nanti ada teropnya,” ungkap Sugiri sambil menyebut bahwa pengajian ini diselenggarakan bekerja sama dengan Majlis Ta’lim Ar-Roudhoh Durisawo, Ponorogo.
Sugiri juga membocorkan bahwa setelah pengajian Gus Iqdam, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo juga berencana menghadirkan Kiai Kanjeng. Namun, orang nomor 1 di Ponorogo itu masih belum memberitahu jadwalnya.
BACA JUGA:
Kurangi Pencemaran Kotoran di Sungai, DLH Ponorogo: Upayakan Biogas
Ia masih ingin membuat masyarakat penasaran, akan kehadiran Kiai Kanjeng tersebut. Selain itu, di bulan Desember ini juga akan ada konser Guyon Waton yang bertempat di Stadion Batoro Katong Ponorogo.
“Banyaknya kegiatan di Ponorogo ini, kita bertujuan untuk menciptakan kincir-kincir ekonomi agar ada perputaran uang, baik bagi pedagang, tukang becak, ataupun tempat makan,” pungkasnya. [end/beq]






