Surabaya (beritajatim.com) – Untuk menjadi kampus unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berlandaskan nilai-nilai perjuangan Dr. Soetomo yang mandiri, modern dan beretika, Unitomo bakal menyelenggarakan pendidikan berbasis teknologi.
Tentunya, dengan pembelajaran yang unggul berpusat pada peserta didik agar memiliki karakter modern yang mengedepankan etika. Kemudian, mengembangkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berskala nasional dan internasional yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kemandirian masyarakat.
Tak hanya itu, Unitomo juga menyiapkan dan mengembangkan sumber daya manusia berkompetensi profesional, menyiapkan sarana dan prasarana pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan, serta menjalin kerjasama dengan stakeholder nasional dan internasional dalam penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Adapun rumusan visi misi terbaru Unitomo ini disepakati dalam forum Pleno Rapat Kerja Pimpinan yang berlangsung awal Maret 2023 lalu. Sebelumnya, para peserta telah melakukan serangkaian rapat komisi yang berlangsung secara maraton selama hampir sebulan penuh sejak akhir Januari 2023.
Sejumlah komisi itu antara lain Komisi Visi dan Misi, Tata Kelola dan SDM, Kerja sama dan Luaran, Kemahasiswaan, Keuangan dan Sarana Prasarana, Pendidikan/Akademik, serta Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat.
Kepala Badan Penjaminan Mutu Unitomo, Drs. Hadi Sugiyanto, MSi mengatakan, pembentukan komisi-komisi ini disesuaikan dengan kebutuhan untuk memenuhi standar nasional pendidikan tinggi yang telah ditetapkan Kemendikbud.
“Tujuannya untuk mensikronkan langkah-langkah yang akan dilakukan Unitomo dalam beberapa tahun ke depan agar bisa memenuhi standar tersebut, sebagai syarat untuk mencapai akreditasi unggul,” ujar Hadi ditulis Sabtu (15/4/2023).
Karena itu, tambah Hadi, masing-masing komisi telah memetakan kebutuhan dokumen sekaligus merumuskan draft-draft standar, pedoman, instrumen dan kriteria apa saja yang diperlukan sebagai panduan langkah dalam bidang komisinya masing-masing.
“Hasilnya berupa berkas-berkas dan dokumen-dokumen, termasuk draft-draft Surat Keputusan (SK) rektor yang perlu dikeluarkan untuk mengambil langkah-langkah dalam bidang komisinya tersebut,” jelasnya.
Benahi Segala Aspek
Selain komisi visi-misi yang telah menghasilkan rumusan, draft Rencana Strategis (Renstra), Rencana Induk Pengembangan (RIP), Rencana Operasional (Renop), dsb, komisi-komisi lain juga sudah menghasilkan rumusannya.
Komisi tata kelola dan SDM misalnya, telah menghasilkan draft standar tata pamong dan tata kelola berikut pedomannya, draft SK rektor tentang pelaksanaan pakta integritas, draft analisis jabatan dan pedoman perencanaan sistem seleksi, perekrutan, penempatan, pengembangan, retensi, pemberhentian dosen dan tenaga kependidikan, draft roadmap pengembangan tenaga kependidikan, draft SK rektor tentang struktur organisasi dan tupoksi, pedoman komisi etik, dan sebagainya.
Sedangkan komisi kemahasiswaan, berhasil merumuskan draf kebijakan dan pedoman kemahasiswaan, pedoman ormawa dan panduan kegiatan mahasiswa, pedoman layanan kemahasiswaan serta panduan pembinaan soft skil dan minat bakat.
“Selain itu, komisi ini juga telah merumuskan berbagai kebijakan, pedoman dan sistem penerimaan mahasiswa baru serta laporan kepuasan mahasiswa atas berbagai layanan administrasi, akademik, serta hal-hal lain yang terkait dengan bidang kemahasiswaan,” ujar Hadi.

Wajah Kampus Bernuansa Biru
Tidak hanya rakerpim yang membahas hampir semua aspek, ikhtiar untuk menuju Unitomo sebagai kampus unggul juga tampak dari geliat yang berlangsung di kampus di Jalan Semolowaru ini sejak beberapa waktu terakhir, yaitu dari adanya pengerjaan fisik pembenahan sejumlah sarana prasarana kampus.
“Secara bertahap kita akan membenahi wajah kampus agar tampak makin cantik. Karena itu, sejak beberapa bulan ini, kita sudah mulai dengan membenahi gedung F dan selasar yang menghubungkannya dengan gedung A. Begitu pun beberapa fasilitas gedung dan bangunan yang ada di sekitarnya. Kita akan terus benahi secara bertahap,” ujar Rektor Unitomo Dr. Siti Marwiyah, SH, MH.
Iyat menambahkan, agenda yang sudah terjadwal adalah renovasi Masjid Babush Sholihin. “Peletakan batu pertamanya dilakukan bersama Bupati Kota Baru, Kalimantan Selatan, H. Sayed Jafar Al-Idrus, SH, saat melakukan kunjungan ke Unitomo dalam rangka penandatanganan MoU terkait pengembangan SDM ASN dan masyarakat Kota Baru, Jum’at (9/3/2023) lalu.
Dikatakannya, bukan hanya ikut meletakkan batu pertama, bupati yang sudah menjabat untuk periode ke dua ini juga memberi sumbangan dari kantong pribadinya sebesar Rp 100 juta untuk biaya renovasi.
“Bagi Unitomo, ini merupakan kehormatan yang luar biasa. Bukan saja karena nilainya, tapi lebih karena sosok yang menyumbang ini ialah sosok yang di dalam dirinya mengalir darah Nabi Muhammad SAW ini, sebab beliau adalah keturunan langsung dari junjungan umat Islam Rasulullah SAW. Dan bagi umat Islam, kesempatan untuk bisa membangun masjid bersama-sama dengan zuriat Nabi Muhammad SAW adalah sesuatu yang sangat istimewa,” pungkasnya. [adv]






