Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Antrean Pemulasaraan Jenazah Terjadi di RSUD Jombang

Antrean jenazah di kamar mayat RSUD Jombang. [Foto/Tangkapam Layar]

Jombang (beritajatim.com) – Video tentang antrean pemulasaraan (merawat dan mengurus) jenazah terjadi di RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Jombang, Jawa Timur. Dalam video itu nampak jenazah di atas bed (tempat tidur) berjajar. Jasad yang tertutup kain warna hijau itu antre untuk dimandikan. Dalam video tersebut juga disebutkan bahwa antrean itu memakan waktu berjam-jam.

Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran membenarkan. Dia mengatakan, kematian akibat Covid-19 di rumah sakit pelat merah ini memang cukup tinggi. Betapa tidak, mulai tanggal 5 sampai 6 Juli tercatat 18 pasien meninggal. Semuanya positif Covid-19. Jumlah ini belum ditambah dengan kematian berstatus probable atau suspek.

 

“Kematian akibat Covid-19 di RSUD Jombang memang cukup tinggi. Sebab rata-rata pasien yang datang sudah dalam kondisi kritis. Data terakhir, mulai Senin (5/7/2021) hingga Selasa (6/7/2021) pagi, ada 18 pasien meninggal,” kata Pudji, Selasa (6/7/2021).

Sementara itu di depan kamar jenazah RSUD Jombang nampak sebuah kesibukan. Mobil ambulans berada di depan ruangan itu. Kemudian juga terlihat keluarga yang sedang menungu jenazah selesai dimandikan. Bahkan ada beberapa dari mereka yang menggelar tikar di trotoar sembari menunggu proses pemulasaraan jenazah keluarga mereka.

Adalah Sukoyo, Kepala Desa Sukodadi, Kecamatan Kabuh, yang harus menunggu di depan kamar mayat selama belasan jam. Sukoyo sedang menunggu proses pemulasaraan kerabatnya. Sebab, proses pemakamannya akan dilakukan dengan protokol covid-19.

Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran

Sukoyo mengaku mulai antre Senin (5/7/2021) pukul 18.00 WIB hingga Selasa (6/7/2021) siang. Itu pun belum selesai. “Menunggu sekitar 18 jam. Masih banyak keluarga lain yang menunggu proses pemulasaraan jenazah,” kata Sukoyo.

Sementara itu, berdasarkan update di lama Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang, Selasa (6/7/2021) pukul 15.00 WIB, jumlah pasien Covid-19 yang meninggal sebanyak 10 orang. Dengan tambahan tersebut jumlah kumulatif pasien meninggal menjadi 605 orang.

Dalam update tersebut juga tercatat ada penambahan 72 pasien positif Covid per hari ini. Sehingga jumlah kumulatif positif covid mencapai 5.610 kasus. Kabar gembiranya adalah terdapat tambahan 39 pasien sembuh. Sehingga jumlah kumulatif pasien sembuh mencapai 4.633 orang.

Dari pergeseran data tersebut juga diketahui bahwa positif Covid-19 yang aktif sebanyak 372 kasus. Dari jumlah tersebut sebanyak 315 orang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Jombang, sedangkan 57 orang lainnya menjalani isolasi mandiri (isoman). [suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar