Ringkasan Berita:
- RS Muhammadiyah Jombang merayakan HUT ke-21 dengan meluncurkan layanan Stem Cell dan Secretome sebagai inovasi terapi regeneratif berbasis teknologi medis modern.
- Pemerintah Kabupaten Jombang memberikan dukungan penuh dan menilai terapi regeneratif membuka peluang baru dalam pemulihan fungsi organ dan jaringan tubuh.
- Talkshow ilmiah menghadirkan pakar nasional serta memperkenalkan program Staycation Kartu Prioritas untuk memperkuat layanan rumah sakit.
Jombang (beritajatim.com) – Memasuki usia ke-21 tahun, Rumah Sakit RS Muhammadiyah Jombang menandai momentum penting dengan memperkenalkan layanan unggulan berbasis teknologi medis masa depan, yakni terapi Stem Cell (sel punca) dan Secretome.
Peluncuran ini menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih modern, presisi, dan berorientasi pada pemulihan pasien secara menyeluruh.
Rangkaian peringatan HUT ke-21 tersebut dikemas dalam talkshow bertajuk ‘Inovasi dan Masa Depan Terapi Regeneratif di Dunia Kedokteran melalui Stem Cell dan Secretome’ yang digelar di Ballroom Azana Style Hotel Jombang pada Sabtu (20/6/2026). Forum ilmiah ini menjadi ruang edukasi sekaligus pengenalan inovasi medis kepada tenaga kesehatan dan masyarakat luas.
Direktur RS Muhammadiyah Jombang, dr. Iwan Hartono, M.Kes., menyampaikan bahwa peluncuran terapi regeneratif ini merupakan langkah strategis rumah sakit untuk terus beradaptasi dengan perkembangan ilmu kedokteran modern. Selain inovasi terapi Stem Cell dan Secretome, dalam kesempatan yang sama juga diperkenalkan program Staycation Kartu Prioritas sebagai penguatan layanan bagi pasien.
Dukungan terhadap inovasi ini datang dari Pemerintah Kabupaten Jombang. Bupati Jombang Warsubi dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Jombang Salmanudin menegaskan pentingnya pengembangan teknologi kesehatan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Dunia kesehatan terus berkembang dengan sangat cepat. Terapi regeneratif melalui stem cell dan secretome membuka peluang baru dalam upaya pemulihan fungsi jaringan maupun organ yang mengalami kerusakan. Oleh karena itu, forum ini sangat bermanfaat untuk memperluas wawasan dan memperkaya pengetahuan tenaga kesehatan kita,” ungkap Salmanudin membacakan sambutan bupati.
Ia juga menekankan bahwa kemajuan teknologi kesehatan perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan budaya pelayanan yang profesional.
“Kemajuan teknologi kesehatan hendaknya diikuti dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan budaya pelayanan, serta pengembangan inovasi yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Acara ini turut dihadiri Sekdakab Jombang Agus Purnomo, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Prof. Dr. dr. Sukadiono, M.M., Ketua PDM Jombang Assoc. Prof. Dr. Ir. Abdul Malik, MP.IPU., serta jajaran tokoh penting lainnya di Kabupaten Jombang.
Talkshow edukatif tersebut menghadirkan para pakar di bidangnya, di antaranya Prof. Dr. dr. Agung Putra, M.Si. Med. serta dr. Agus Widyatmoko, Sp.PD., M.Sc., yang membahas potensi terapi Stem Cell dan Secretome sebagai alternatif pengobatan modern untuk berbagai penyakit kronis maupun kerusakan organ.
Kehadiran layanan Stem Cell dan Secretome di RS Muhammadiyah Jombang diharapkan menjadi angin segar bagi masyarakat Jawa Timur, terutama bagi pasien dengan kondisi yang selama ini sulit ditangani secara konvensional.
Inovasi ini sekaligus memperkuat posisi RS Muhammadiyah Jombang sebagai salah satu rumah sakit yang adaptif terhadap perkembangan teknologi kesehatan masa depan. [suf]

as a preferred source on Google




