Surabaya (beritajatim.com) – Lebaran identik dengan hidangan lezat dan beragam, mulai dari makanan bersantan hingga kue kering yang menggoda selera.
Namun, bagi penderita GERD (Gastroesophageal Reflux Disease), memilih makanan yang tepat menjadi hal yang penting agar asam lambung tidak naik dan mengganggu kenyamanan selama perayaan.
Berikut adalah beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat Lebaran agar GERD tidak kambuh.
1. Makanan Bersantan dan Berlemak Tinggi
Opor ayam, rendang, dan gulai merupakan hidangan khas Lebaran yang kaya akan santan dan lemak. Makanan tinggi lemak dapat memperlambat proses pencernaan dan meningkatkan risiko refluks asam. Sebagai alternatif, pilihlah makanan yang dimasak dengan cara direbus atau dipanggang tanpa banyak minyak.
2. Gorengan dan Makanan Berminyak
Gorengan seperti risoles, pastel, dan kerupuk sering menjadi camilan favorit saat Lebaran. Sayangnya, makanan ini dapat melemahkan katup esofagus bawah, sehingga asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan. Sebaiknya, kurangi konsumsi gorengan dan pilih camilan yang lebih sehat seperti buah segar.
3. Makanan Pedas
Sambal, cabai, dan makanan berbumbu pedas lainnya dapat memicu iritasi pada lambung dan memperparah gejala GERD. Jika tidak ingin perut terasa perih atau panas, sebaiknya hindari makanan yang terlalu pedas saat merayakan Lebaran.
4. Makanan dan Minuman yang Mengandung Kafein
Kopi, teh, dan cokelat mengandung kafein yang dapat merangsang produksi asam lambung. Selain itu, kafein juga dapat melemahkan otot sfingter esofagus bawah, yang berfungsi mencegah naiknya asam lambung ke kerongkongan. Sebagai gantinya, pilihlah air putih atau teh herbal yang lebih aman bagi penderita GERD.
5. Minuman Bersoda dan Beralkohol
Minuman bersoda dan alkohol dapat meningkatkan produksi gas dalam lambung, yang bisa memicu refluks asam. Selain itu, karbonasi dalam soda dapat menyebabkan perut kembung dan membuat gejala GERD semakin parah. Oleh karena itu, lebih baik menghindari minuman ini selama perayaan Lebaran.
6. Buah dan Makanan Asam
Jeruk, lemon, nanas, serta makanan berbahan dasar tomat memiliki tingkat keasaman yang tinggi. Mengonsumsi makanan ini bisa memperburuk iritasi lambung dan memicu gejala GERD. Sebaiknya, pilih buah yang lebih aman seperti pisang atau melon.
7. Makanan Manis Berlebihan
Kue kering, cokelat, dan makanan manis lainnya sering disajikan saat Lebaran. Konsumsi gula berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan meningkatkan produksi asam lambung. Batasi konsumsi makanan manis agar lambung tetap nyaman.
Menjaga pola makan saat Lebaran sangat penting bagi penderita GERD agar dapat menikmati perayaan tanpa gangguan asam lambung. Menghindari makanan yang tinggi lemak, pedas, asam, serta minuman berkafein dan bersoda dapat membantu mencegah gejala GERD kambuh. Sebagai alternatif, pilih makanan yang lebih sehat seperti sayur, protein tanpa lemak, dan buah yang tidak asam. Dengan begitu, Lebaran tetap bisa dinikmati tanpa khawatir akan masalah pencernaan. [aje]






