Ringkasan Berita
- Pendakian naik-turun alias tektok semakin diminati warga Jatim, terutama pekerja kantoran dan pemula, karena bisa menikmati alam tanpa bermalam di gunung. Kawasan Mojokerto menawarkan jalur ramah dan panorama alam memukau, mulai hutan pinus hingga Pegunungan Anjasmoro.
- Lima lokasi favorit untuk tektok di Jatim adalah Gunung Lorokan, Watu Jengger, Bukit Cendono, Sarah Klopo, dan Gunung Pundak. Semua memiliki jalur singkat, pemandangan indah, dan cocok untuk pendaki pemula maupun keluarga.
- Destinasi tektok menawarkan pengalaman refreshing, olahraga ringan, dan hunting foto alam. Sunrise dan kabut pagi menambah nilai estetika, menjadikan tempat-tempat ini instagramable sekaligus menenangkan jiwa.
Surabaya (beritajatim.com) — Bagi warga Jawa Timur yang ingin melepas penat tanpa harus mengambil cuti panjang, wisata pendakian tektok bisa menjadi pilihan menarik untuk agenda akhir pekan.
Terlebih tren tektok atau pendakian naik-turun dalam satu hari kini semakin diminati, terutama oleh pendaki pemula hingga pekerja kantoran yang ingin menikmati alam tanpa perlu bermalam di gunung.
Menariknya, kawasan Mojokerto dan sekitarnya memiliki sejumlah gunung serta bukit dengan jalur yang relatif ramah, waktu tempuh singkat, namun tetap menawarkan panorama alam memukau. Mulai dari hutan pinus, lautan awan, hingga panorama Pegunungan Anjasmoro bisa dinikmati hanya dalam beberapa jam perjalanan.
Berikut lima destinasi tektok favorit di Jawa Timur yang cocok masuk daftar healing akhir pekan.
1. Lorokan
Gunung Lorokan menjadi salah satu destinasi favorit pendaki pemula. Berlokasi di Desa Sendi, Kecamatan Pacet, gunung ini memiliki ketinggian sekitar 1.100 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Daya tarik utama Gunung Lorokan adalah jalur pendakiannya yang singkat. Pendaki hanya membutuhkan waktu sekitar 30 hingga 60 menit untuk mencapai puncak. Karena itu, lokasi ini kerap dipilih untuk pendakian santai sambil menikmati udara sejuk khas pegunungan.
Meski tidak terlalu tinggi, pemandangan dari puncaknya tetap memanjakan mata. Hamparan hijau perbukitan serta suasana alam yang masih asri membuat Gunung Lorokan cocok dijadikan lokasi sunrise hunting maupun camping ringan.
2. Watu Jengger
Watu Jengger atau yang sering disebut Bukit Watu Jengger berada di Desa Nawangan, Kecamatan Jatirejo, Mojokerto. Lokasinya juga masih termasuk kawasan Tahura Raden Soerjo.
Memiliki ketinggian sekitar 1.100 mdpl, Watu Jengger menawarkan jalur pendakian yang cukup bersahabat bagi pemula. Trek yang tidak terlalu panjang membuat tempat ini cocok untuk pendakian tektok bersama teman maupun keluarga.
Dari puncaknya, pengunjung bisa menikmati hamparan bukit hijau serta panorama alam yang masih alami. Momen terbaik biasanya saat pagi atau menjelang matahari terbenam ketika langit terlihat lebih dramatis.
3. Cendono
Bukit Cendono berada di Dusun Mrasih, Desa Kemiri, Kecamatan Pacet. Gunung ini masih termasuk kawasan Tahura Raden Soerjo dan dikenal memiliki jalur pendakian yang cukup bersahabat.
Dengan ketinggian sekitar 1.131 mdpl, Bukit Cendono menawarkan pengalaman trekking melewati ladang warga, aliran sungai, hingga jalur tanah yang teduh. Pendaki juga akan disuguhi panorama Pegunungan Anjasmoro yang menjadi daya tarik utama kawasan ini.
Karena medannya tidak terlalu ekstrem, Bukit Cendono sering dijadikan lokasi latihan fisik bagi pendaki pemula sebelum mencoba gunung dengan elevasi lebih tinggi.
4. Sarah Klopo
Bagi pencinta suasana tenang dan jalur alami, bisa menjadi pilihan menarik. Bukit ini berada di Desa Kedungudi, Kecamatan Trawas, Mojokerto, dan masih berada dalam kompleks kawasan Gunung Penanggungan. Ketinggiannya berada di kisaran 1.235 hingga 1.245 mdpl.
Jalur menuju puncak didominasi trek tanah dan vegetasi hijau yang menenangkan. Sarah Klopo juga dikenal memiliki view perbukitan yang cantik, terutama saat pagi hari ketika kabut tipis menyelimuti area sekitar.
Selain cocok untuk tektok, lokasi ini juga cukup populer di kalangan pemburu foto alam karena lanskapnya yang instagramable.
5. Pundak
Gunung Pundak menjadi salah satu gunung favorit warga Jawa Timur untuk pendakian singkat. Berada di kawasan Claket, Pacet, gunung ini memiliki ketinggian sekitar 1.585 mdpl.
Meski lebih tinggi dibanding beberapa destinasi lain dalam daftar ini, Gunung Pundak tetap dikenal ramah untuk pemula. Jalurnya didominasi hutan pinus dengan udara sejuk dan suasana teduh sepanjang perjalanan.
Sesampainya di puncak, pendaki akan disuguhi panorama pegunungan Anjasmoro-Welirang yang memukau. Tak heran jika Gunung Pundak sering dipilih sebagai destinasi healing sekaligus olahraga ringan saat akhir pekan. [fyi/suf]






