Lamongan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Lamongan kembali membuka pendaftaran Beasiswa Perintis 2025 mulai 3 Agustus hingga 30 September 2025. Program ini bertujuan untuk menjamin akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi pelajar dan mahasiswa asal Lamongan.
Dengan dukungan anggaran yang semakin besar, Beasiswa Perintis 2025 diharapkan dapat menjangkau lebih banyak siswa dan mahasiswa di Kabupaten Lamongan.
“Perintis merupakan salah satu program Pemerintah Kabupaten Lamongan memberikan beasiswa agar anak Lamongan punya akses pendanaan, jadi tidak ada lagi anak Lamongan yang tidak bisa sekolah karena biaya,” kata Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, saat acara soft opening Beasiswa Perintis 2025 di Convention Hall PGRI Kabupaten Lamongan, Minggu (3/8/2025).
Program beasiswa ini telah memberi manfaat besar bagi ribuan siswa dan mahasiswa asal Lamongan. Pada tahun 2024, sebanyak 9.134 penerima beasiswa berhasil didorong untuk melanjutkan pendidikan mereka.
Untuk tahun 2025, Bupati Yuhronur Efendi menambahkan kuota penerima beasiswa dengan meningkatkan anggaran dari Rp6,3 miliar menjadi Rp7,5 miliar. Hal ini bertujuan untuk memberikan lebih banyak peluang bagi warga Lamongan agar mereka dapat mengenyam pendidikan yang layak tanpa terkendala masalah biaya.
“Untuk tahun 2025 ini, kami akan menambah anggaran Rp1,2 miliar. Jadi, yang sebelumnya Rp6,3 miliar, sekarang menjadi Rp7,5 miliar khusus untuk beasiswa Perintis,” ujar Bupati Yuhronur.
Pendaftaran Beasiswa Perintis 2025 dilakukan secara online melalui laman resmi https://perintis.lamongankab.go.id/. Adapun jadwal pendaftaran untuk tingkat SD-SMP-SMA serta mahasiswa baru dimulai pada tanggal 3 Agustus hingga 30 September 2025.
Selain itu, ada juga masa perpanjangan pendaftaran dari 3 Agustus hingga 15 Oktober. Untuk mahasiswa pendaftar baru, pengecekan lapangan akan dilakukan pada tanggal 3 Oktober hingga 16 Oktober.

Proses verifikasi lapangan untuk seluruh pendaftar akan berlangsung pada tanggal 17 Oktober hingga 31 Oktober, dan pada 29 November 2025, akan diumumkan penerima beasiswa yang terpilih.
“Kabupaten Lamongan konsisten memberikan beasiswa. Kami menyadari bahwa Lamongan ini bukan daerah yang memiliki sumber daya alam yang melimpah, seperti minyak. Tapi yang terus kami kuatkan adalah bagaimana memiliki sumber daya manusia yang unggul, yang dapat menorehkan prestasi,” lanjut Pak Yes.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Sodikin, juga menyampaikan bahwa pendaftaran Beasiswa Perintis tahun 2025 dibuka lebih awal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Selain itu, program ini semakin gencar disosialisasikan kepada mahasiswa melalui sarasehan forum beasiswa Perintis dan peringatan 1 dekade Fornasmala (Forum Nasional Mahasiswa Lamongan).
Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak pihak yang dapat mengakses informasi terkait beasiswa ini. “Beasiswa Perintis besar sekali dampaknya bagi masyarakat. Ini membuka pintu peluang bagi adik-adik yang sebelumnya kesulitan biaya untuk kuliah bisa kuliah,” pungkasnya.
Dengan keberlanjutan dan peningkatan jumlah penerima beasiswa, diharapkan Lamongan dapat menghasilkan sumber daya manusia yang lebih berkualitas, siap bersaing dan memberikan kontribusi lebih besar untuk pembangunan daerah maupun nasional. [fak/suf]






