Sumenep (beritajatim.com) – Para pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Torbang, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep ‘curhat’ ke Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko. Keluh kesah para pemulung itu disampaikan saat Kapolres Sumenep menggelar ‘Jumat Curhat’ di TPA Batuan, Jumat (05/05/2023).
Salah seorang pemulung menyampaikan curhatannya, bahwa para pemulung kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah. Mereka tidak pernah menerima bantuan sosial dan bantuan kesehatan gratis. Mereka juga berharap agar di wilayah tempat tinggalnya mendapatkan perhatian dari pemerintah.
“Setelah mendengarkan curhatan itu ya kami akan mencoba mengkomunikasikan keluhan mereka dengan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep,” ujar Kapolres.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/peristiwa/tiga-kendaraan-kecelakaan-beruntun-di-kota-blitar-dua-luka/
Selain itu, apabila dari Polres Sumenep ada bantuan sosial, maka akan diarahkan ke para pemulung di TPA Desa Torbang. “Kemudian untuk masalah kamtibmas, kami meminta Bhabinkamtibmas untuk selalu sambang dan patroli dialogis, antisipasi tindak pidana,” ujarnya.
Kegiatan ‘Jumat Curhat’ merupakan salah satu program Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang mendapatkan apresiasi dari Presiden Joko Widodo. Program ini digelar untuk mendengar, mencatat, dan mencari solusi permasalahan di wilayah masing-masing.
“Kami berharap dengan kegiatan ‘Jumat Curhat’ ini, kedekatan masyarakat dengan Polri dapat selalu terjalin. Selain itu, dengan duduk bersama masyarakat, sekecil apapun informasi dapat menjadi bahan masukan untuk segera ditindak lanjuti, sebagai upaya menjaga kamtibmas,” ucap Kapolres. (tem/kun)






