Bojonegoro (beritajatim.com) – Meski diprediksi jumlah pemudik tahun ini mengalami peningkatan, namun dipastikan masih aman dan lancar. Kepolisian Resort (Polres) Bojonegoro telah menyiagakan personel dalam operasi ketupat yang mulai sejak Jumat (22/4/2022) lalu.
Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad mengatakan, pengamanan mudik tahun ini ditekankan agar mudik aman, mudik sehat. Untuk itu, melalui operasi ketupat, Polres Bojonegoro bersama instansi terkait membuka posko pengamanan, pelayanan dan posko terpadu yang akan melayani masyarakat yang akan mudik.
“Personel yang disiapkan sekitar 200 personel dari gabungan instansi terkait. Sementara titik pos yang diprioritaskan berada di daerah perbatasan seperti di Padangan dan Baureno, serta pos pelayanan di Terminal Rajekwesi,” ujarnya, Minggu (24/4/2022).
Sementara, antisipasi pemudik yang masuk wilayah Bojonegoro diprediksi masih aman dan lancar. Kondisi infrastruktur yang ada, lanjut Kapolres, di jalur mudik seperti jalan dan lampu penerangan cukup bagus yakni di atas 60 persen. “Hanya saja yang perlu diperkuat adalah penjagaan di perlintasan kereta api sebidang. Pasar tumpah yang ada di jalur utama,” tegasnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”mudik-lebaran”]
Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro Andik Sudjarwo mengungkapkan, bahwa berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan mudik lebaran kali ini akan terjadi potensi pergerakan nasional sebanyak 31,6 persen atau 85,5 juta orang. Sedangkan moda yang paling banyak digunakan adalah mobil pribadi dan sepeda motor.
“Sebagai antisipasi, akan dibentuk tim urai kemacetan di wilayah barat dan timur yang beranggotakan Satlantas dan Dishub,” ungkapnya. [lus/but]






