Ringkasan Berita:
- Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Desa Kawu, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jumat pagi.
- Seorang pengendara motor asal Lamongan meninggal dunia di lokasi, sementara pembonceng mengalami luka kritis.
- Sopir truk menyebut sepeda motor diduga mengambil jalur kanan saat mendahului kendaraan lain.
- Satlantas Polres Ngawi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan melalui olah TKP dan pemeriksaan saksi.
Ngawi (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya masuk Desa Kawu, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah bertabrakan dengan sebuah truk trailer dari arah berlawanan. Sementara itu, seorang pembonceng mengalami luka kritis dan harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit At-Tin Husada Ngawi.
Korban meninggal dunia diketahui berinisial SA (18), warga Desa Banjarwati, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Sedangkan rekan korban yang dibonceng mengalami luka berat dan langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan melibatkan satu unit sepeda motor yang ditumpangi dua orang dengan sebuah truk trailer yang melaju dari arah Kota Ngawi menuju Solo.
Benturan keras mengakibatkan sepeda motor mengalami kerusakan berat. Sementara truk trailer hanya mengalami kerusakan pada bagian depan kanan kendaraan.
Petugas Satlantas Polres Ngawi yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan barang bukti dan memastikan penyebab pasti kecelakaan. Proses evakuasi korban dan kendaraan sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat.
Berdasarkan keterangan sementara, truk trailer dikemudikan Agus Prawoto (46), warga Desa Sambirejo, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, yang saat itu melaju seorang diri dari arah timur menuju barat atau ke arah Solo.
Saat tiba di lokasi kejadian, dari arah berlawanan muncul sepeda motor yang dikendarai korban bersama rekannya.
Menurut Agus, sepeda motor tersebut diduga mengambil jalur kanan ketika berusaha mendahului kendaraan lain sehingga masuk ke jalur yang dilalui truk trailer.
“Saya kan dari arah timur ke barat sampai di lokasi motor itu mendahului sepeda motor lainnya terlalu ke kanan dan saya tidak bisa menghindar korban dua orang tak sadarkan diri semua meninggal apa tidak saya tak tau diurusi warga,” ujar Agus Prawoto, sopir truk trailer.
Agus mengaku sempat berusaha membanting kemudi ke sisi kiri jalan untuk menghindari tabrakan. Namun jarak yang sudah terlalu dekat membuat benturan tidak dapat dihindari.
Akibat benturan tersebut, kedua korban terjatuh di badan jalan. SA dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan pembonceng mengalami luka kritis dan dievakuasi warga bersama petugas menuju Rumah Sakit At-Tin Husada Ngawi.
Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk menjalani proses visum.
Polisi juga mengamankan sepeda motor korban dan truk trailer sebagai barang bukti. Sopir truk dibawa ke Kantor Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi untuk dimintai keterangan.
Hingga kini, Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan menganalisis hasil olah TKP guna memastikan penyebab pasti kecelakaan serta menentukan langkah penanganan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. [fiq/beq]






