Surabaya (beritajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana memasang dua fasilitas mesin cuci otomatis (wash) untuk armada truk sampah di gerbang Kantor DLH Tanjungsari dan TPA Benowo, Rabu (15/4/2026).
Pengadaan teknologi ini merupakan bagian dari upaya penerapan Standard Operating Procedure (SOP) baru yang digagas Pemkot, guna menjaga kelaikan armada sekaligus memastikan kebersihan lingkungan di Kota Pahlawan.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memerintahkan DLH agar seluruh instalasi mesin wash ini rampung dan mulai aktif beroperasi sepenuhnya pada bulan April ini.
”Jadi setiap dia (truk sampah) ini mau keluar, itu kayak cuci wash, sing gak atik ngenteni (yang tidak perlu menunggu lama),” ujar Eri.
Eri menjelaskan, bahwa mekanisme kerja dari mesin wash ini dirancang untuk membersihkan setiap bodi truk yang akan berangkat dari area parkir DLH maupun yang baru saja keluar dari TPA Benowo.
Ia menekankan, pembangunan fasilitas di dua lokasi tersebut harus menjadi prioritas utama bulan ini agar standar kebersihan segera terpenuhi.
“Ini saya minta, di bulan ini (April) sudah bangun dua. Satu sebelum truk keluar dari LH, dan yang kedua truk keluar dari TPA Benowo,” ungkap dia.
Wali Kota Eri juga menambahkan, bahwa cairan pembersih yang digunakan nantinya bukan sekadar air biasa, melainkan formula kimia khusus yang berfungsi sebagai penghilang aroma tidak sedap.
Menurut Eri, inovasi ini bertujuan agar truk sampah yang melintas di jalan raya tidak lagi mengeluarkan bau menyengat yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat maupun pengguna jalan lainnya.
”Jadi setelah sampah diangkut, dibuang, harus di semprot kayak tadi, ini SOP yang saya tunjukkan kepada teman-teman DLH. Setelah itu disemprot sama kimia, cek gak mambu (biar tak bau),” pungkasnya. (rma/ian)






