Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu kepada 1.119 tenaga Non ASN, Kamis (11/12/2025). Penyerahan simbolis yang berlangsung saat apel pagi di halaman parkir GOR Seni Mojopahit ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari.
Dalam amanatnya, Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita ini menegaskan bahwa momentum penerimaan SK harus menjadi dorongan kuat bagi seluruh pegawai. Penerima SK diminta untuk segera meningkatkan dedikasi, integritas, dan kinerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Syukur alhamdulillah, pagi ini kita bisa hadir dalam suasana yang sejuk untuk mengikuti apel penyerahan petikan SK P3K Paruh Waktu. Kehadiran Bapak Ibu semua diharapkan mampu memperkuat struktur pemerintahan sekaligus memastikan pelayanan publik berjalan secara prima, efektif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ungkapnya.
Ning Ita menekankan bahwa pengangkatan sebagai PPPK Paruh Waktu bukan sekadar perubahan status kepegawaian semata, melainkan sebuah amanah besar yang wajib dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia meminta para pegawai menjadikan SK tersebut sebagai wujud rasa syukur sekaligus motivasi untuk mendongkrak kualitas kerja.
“Jadikan SK ini sebagai motivasi dan wujud rasa syukur. Bersyukurlah dengan berkomitmen memberikan yang terbaik untuk Pemkot Mojokerto dan menyukseskan seluruh program pembangunan yang telah dirumuskan. Jangan salah menerjemahkan status P3K Paruh Waktu,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa setelah menerima SK, status PPPK Paruh Waktu secara otomatis terikat dengan aturan kepegawaian yang berlaku. Para pegawai dituntut menjaga loyalitas dan integritas, serta memahami bahwa regulasi dan kedisiplinan tetap mengikat kencang meski berstatus paruh waktu.
“Para pegawai yang baru bergabung sebagai bagian keluarga besar Pemkot Mojokerto dapat menjaga kekompakan, harmonisasi, dan suasana kerja yang kondusif demi tercapainya target pembangunan daerah. Sekecil apa pun jabatan Bapak Ibu, jika dijalankan dengan integritas, loyalitas, dan sepenuh hati, akan memberi makna luar biasa dan membawa manfaat bagi Kota Mojokerto tercinta,” pungkasnya. [tin/beq]






