Kediri (beritajatim.com) – Pemkot Kediri hadiri peringatan Nuzulul Qur’an yang digelar oleh Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Kediri bertempat di Kantor PCNU Kota Kediri. Dalam acara tersebut, Pemkot Kediri menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan panic buying untuk membeli kebutuhan jelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H.
Hal tersebut karena sudah menjadi kebiasaan masyarakat saat menjelang datangnya hari raya Idul Fitri untuk memborong kebutuhan terutama bahan makanan.

[berita-terkait number=”4″ tag=”kediri”]Dalam kaitannya memperingati peristiwa Nuzulul Qur’an, tak lupa Nur Muhyar menyampaikan saat ini Pemkot Kediri sedang melaksanakan program pembelajaran Qur’an yang bernama Qur’an Massive (Qurma).
Program tersebut telah berjalan di 46 kelurahan, dan diikuti ratusan anak-anak dengan didampingi oleh ustadz/ustadzah yang telah melewati berbagai seleksi. “Saya berharap, dengan adanya program Qurma dan tentu dukungan masyarakat Kota Kediri semua, semakin banyak hafiz-hafizah di kota kediri,” ucap Nur Muhyar.
Dalam acara peringatan Nuzulul Qur’an yang diselenggarakan oleh PCNU tersebut, juga dilakukan penyerahan zakat secara simbolis kepada NU Care-Laziznu dari para Muzzaki.
Dalam kesempatan tersebut Nur Muhyar menambahkan jika Ramadhan tahun ini berbeda dibanding 2 tahun lalu. karena sekarang masyarakat telah diperbolehkan mudik ke kampung halaman. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk melakukan vaksinasi dosis 2 dan Booster.

Terakhir, Nur Muhyar juga mengingatkan untuk tetap waspada dan saling menjaga agar suasana peringatan hari raya Idul Fitri 1443 H yang sebentar lagi datang tetap berjalan kondusif. [nm/but]






