Malang (beriajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Kesehatan berencana membangun rumah sakit di kawasan Malang Selatan untuk meningkatkan layanan kesehatan di wilayah yang luas tersebut. Rencana ini menjadi sorotan mengingat akses ke fasilitas kesehatan di daerah ini yang masih terbatas.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg. Wiyanto Wijoyo, menyampaikan hal ini pada Jumat (26/9/2025). Dia mengungkapkan bahwa saat ini warga di daerah seperti Donomulyo dan Bantur memerlukan waktu sekitar satu setengah jam untuk mencapai rumah sakit rujukan di Kepanjen. “Kondisi tersebut dinilai menyulitkan, terutama ketika terjadi kasus darurat seperti kecelakaan,” ujar Wiyanto.
Dalam rangka memenuhi kebutuhan tersebut, pemerintah daerah sedang mengupayakan studi kelayakan pemanfaatan lahan milik Kabupaten Malang yang terletak di kawasan Dampit.
“Rencana di Dampit, yang luasnya mencapai puluhan hektare, lahan tersebut diproyeksikan menjadi lokasi rumah sakit baru sesuai dengan program nasional Presiden Prabowo Subianto, yakni pembangunan ratusan rumah sakit setiap tahun di daerah terpencil,” jelasnya lebih lanjut.
Wiyanto menegaskan bahwa pembangunan rumah sakit ini diharapkan tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malang, karena pendanaannya akan didukung oleh pemerintah pusat. Keberadaan rumah sakit ini nantinya akan melengkapi rumah sakit rujukan yang tersebar di empat penjuru Kabupaten Malang, yaitu Malang bagian Utara, Barat, Timur, dan Selatan.
Selain itu, Wiyanto juga menyoroti pentingnya penambahan fasilitas ambulans di daerah pesisir, yang kerap menghadapi keterlambatan dalam penanganan medis darurat. “Kebutuhan fasilitas ambulans juga menjadi perhatian serius, mengingat keterbatasan armada di daerah pesisir sering memperlambat penanganan medis darurat,” tutupnya. [yog/suf]







1 Komentar
Kabupaten Malang itu kondisi geografisnya ber-bukit²& luas. Perlu dibangun beberapa RS tipe C bahkan tipe B, sekelas RSUD Kanjuruhan, RSUD Lawang & WAVA Husada. Semoga meminimalisir beban pasien gawat darurat. Doa kami warga kabupaten Malang.