Trenggalek (beritajatim.com) – Universitas Negeri Malang (UM) benar-benar serius ingin mewujudkan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) di Trenggalek. Pembicaraan awal yang dilakukan kurang lebih 2 pekan yang lalu, antara Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin dengan Rektor Universitas Negeri Malang, Prof. Dr. AH. Rofi’uddin, M.Pd., ditindaklanjuti dengan penandatanganan MoU kerjasama.
Penandatanganan MoU sendiri dilakukan oleh kedua belah pihak, saat perhelatan Dies Natalis ke-67 UM, di Lecture Hall, Gedung Kuliah Bersama, Malang, Senin (18/10/2021). “MoU ini mengawali cita-cita kita untuk membuka Universitas di Trenggalek,” tutur Bupati Trenggalek, usai menandatangani kesepakatan kerjasama itu.
Pihaknya berharap agar diberi kelancaran dan sinergi UM dan Trenggalek ini bisa mengembangkan sumberdaya manusia yang berkualitas di Kabupaten Trenggalek. “Mohon doa restu, ini bisa menjadi yang pertama di Kabupaten Trenggalek,” tandas bupati yang getol perjuangkan inklusifitas di daerahnya tersebut.
Universitas Negeri Malang sendiri telah dua kali melakukan lawatan ke Trenggalek. Pertama yang berkunjung tim kerjasama, sedangkan untuk kunjungan kedua, Rektor UM, Prof. Dr. AH. Rofi’uddin, M.Pd., juga untuk meruncingkan rencana kerjasama sekaligus meninjau langsung lokasi PSDKU akan digelar.
[berita-terkait number=”4″ tag=”trenggalek”]
Prof. Dr. AH. Rofi’uddin, M.Pd mengatakan, rencana kerjasama PSDKU ini bisa dikatakan lebih 50 persen. “Bukanlah isapan jempol belaka. Keseriusan itu ternyata ditindaklanjut ketahapan yang lebih serius lagi.
Tinggal menunggu janji tahun akademik 2022 nanti, apakah salah satu kampus negeri kenamaan Jatim ini sudah bisa menerima mahasiswa baru PSDKU di Trenggalek,” tutupnya. [nm/but]







