Ponorogo (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo tengah menyiapkan agenda mutasi pejabat eselon II sebagai langkah awal penyegaran birokrasi di periode kedua kepemimpinan Bupati Sugiri Sancoko dan Wakil Bupati Lisdyarita. Mutasi ini akan menjadi pintu masuk untuk lelang jabatan dalam mengisi kursi kepala dinas yang kosong maupun yang ditinggalkan karena pensiun.
Sekretaris Daerah Ponorogo, Agus Pramono, mengungkapkan bahwa mutasi akan lebih dahulu menyasar para kepala dinas yang telah menjabat minimal dua tahun. Setelah proses mutasi rampung, lelang jabatan akan digelar menyesuaikan posisi yang masih kosong.
“Skemanya jelas, kita rencananya dimulai dari mutasi. Lelang jabatan dilakukan menyusul, menyesuaikan dengan posisi kepala dinas yang kosong,” kata Agus, Selasa (22/4/2025).
Pengisian jabatan kini wajib melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), menyusul dibubarkannya Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Pemkab Ponorogo telah mengajukan permohonan tahapan awal ke pemerintah pusat karena seluruh proses ini harus melewati 9 hingga 10 tahapan administratif.
“Prosedur saat ini cukup panjang, ada 9 hingga 10 tahapan yang harus dilalui. Kita sudah mulai dengan pengusulan tahap pertama,” terang Agus.
Tahapan awal dimulai dari proses job fit atau uji kesesuaian, yang dilakukan oleh panitia seleksi daerah. Evaluasi ini akan menyasar pejabat eselon II yang telah menjabat dua tahun atau lebih, guna menilai apakah masih sesuai dengan posisi yang diemban saat ini atau perlu dipindah ke jabatan lain.
Saat ini, terdapat dua posisi kepala dinas yang kosong, dan jumlah itu diperkirakan akan bertambah menjadi lima hingga enam jabatan karena beberapa pejabat akan memasuki masa pensiun hingga akhir tahun.
“Mutasi ini adalah bentuk penataan ulang, bukan sekadar rotasi. Kita ingin birokrasi tetap segar dan adaptif terhadap tantangan yang ada,” tegasnya.
Dengan proses mutasi dan lelang jabatan yang transparan dan berbasis kompetensi, Pemkab Ponorogo berharap mampu menempatkan SDM yang tepat di posisi yang tepat, sekaligus menjadi wujud nyata dari reformasi birokrasi yang terus berjalan di Bumi Reyog. [end/beq]






