Pasuruan (beritajatim.com) – Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan menganggarkan Rp2,4 miliar untuk rehabilitasi jembatan di 15 titik. Anggaran tersebut dialokasikan dari Dana Alokasi Umum (DAU).
“Ada 15 titik jembatan yang akan direhabilitasi dikarenakan sudah tidak layak digunakan. Rehabilitasi ini nantinya akan digunakan untuk perbaikan pondasi yang telah lapuk, dan pelebaran jembatan,” jelas Kabid Pemeliharaan Dinas PU Bina Marga dan Bina Kontruksi Pasuruan, Sidiq, Rabu (10/8/2022).
Sidiq menerangkan jika jembatan tak segera direhabilitasi, dikhawatirkan akan ambruk. Sedangkan 15 titik jembatan merupakan usulan dari Musrenbang.
Beban di setiap titik jembatan tidaklah sama, bergantung tingkat beratnya kerusakan. Seperti pada Jembatan Ngingas Gempol, yang akan mendapatkan dana rehabilitasi sebesar Rp120 juta.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Pasuruan”]
Sedangkan jembatan di wilayah Desa Raci dianggarkan Rp174 juta dan Jembatan Krajon Kejayan mendapatkan Rp 160 juta. Pengerjaan jembatan ini dilakukan secara kontrak.
“Rencananya pembangunan akan dilaksanakan dalam bulan ini (Agustus) dan akan selesai pada dua bulan ke depan atau 75 hari kerja,” tutup Sidiq. [ada/beq]






