Pamekasan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, melakukan penjajakan kerjasama bidang pendidikan dan perdagangan dengan Pemerintah India, melalui Konsulat Jenderal India, di Denpasar, Bali, Senin (25/4/2022).
Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Pamekasan diwakili Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pamekasan, Taufikurrahman bertemu langsung dengan Konsulat Jenderal India, Mr Prakash, didampingi sejumlah rombongan dari instansi lain.
Beberapa di antaranya Pemuka Agama Protestan dan Tokoh Masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB), Yonson Beneth, Wakil Rektor I Bidang Akademik Institut KH Abdul Chalim Mojokerto, yang juga mantan anggota Dewan Riset Daerah (DRD) Pamekasan, Dr Eng Fadly Usman, serta perwakilan dari Himpunan Pengusaha Nahdliyin, Sakroni Yunus.
“Pertemuan ini merupakan penjajakan kerjasama di bidang pendidikan, perdagangan dan lainnya. Terkait kerjasama bidang pendidikan, pemerintah India, menawarkan beberapa opsi beasiswa untuk calon mahasiswa dari Indonesia,” kata Kepala Bappeda Pamekasan, Taufikurrahman.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-pamekasan”]
Kerjasama lainnya, Pemerintah India juga menawarkan konsep Sister City antara kota-kota yang memiliki kesamaan karakter dengan kota-kota di Indonesia. “Dalam kesempatan ini, kami juga mengundang Mr Prakash untuk datang ke Pamekasan, untuk melakukan kerjasama lebih jauh,” ungkapnya.
“Melalui pertemuan ini tentunya kami sangat berharap, agar nantinya dapat menjadi peluang kerjasama lebih luas dan beragam, khususnya dalam kerjasama beragam bidang lainnya sesuai dengan beragam potensi yang kita miliki,” pungkasnya.
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, nantinya akan dilakukan studi banding atau kunjungan ke beberapa Perguruan Tinggi di India, sekaligus menjalin kerjasama bidang pendidikan yang lebih konkrit. Salah satunya Banglore untuk kerjasama dengan Pemerintah Daerah. [pin/but]






