Mojokerto (beritajatim.com) – Pemkab Mojokerto menyiapkan anggaran bantuan dana Bantuan Keuangan (BK) Desa tahun 2023 untuk pembangunan dua Ruang Terbuka Hijau (RTH) senilai Rp9 miliar. Yakni di Desa Mojokumpul di Kecamatan Kemlagi dan Desa Gedeg di Kecamatan Gedeg.
Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, Sekretaris Daerah Kabupaten (Setdakab) Mojokerto, Yurdiansyah mengatakan, anggaran umtuk pembangunan RTH senilai Rp9 miliar tersebut bersumber dari APBD melalui bantuan BK Desa.
“Anggaran APBD melalui program bantuan keuangan bersifat khusus atau BK Desa untuk pembangunan dua RTH tahun 2023 senilai Rp9 miliar. Ini diperuntukkan untuk pemerataan pembangunan infrastruktur yang menunjang perekonomian maupun disektor pariwisata desa,” ungkapnya, Rabu (3/5/2023).
Baca Juga: Pemkab Mojokerto Gandeng UNICEF Tanggani Anak Tak Sekolah
Masih kata Yudiansyah, besaran anggaran untuk pembangunan RTH di Kemlagi sekitar Rp4 miliar dan RTH Gedeg senilai Rp5 miliar. Progres pembangunan RTH saat ini masih dalam proses pengajuan ke Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati untuk pencairan dana BK Desa tersebut.
“Surat permohonan pencairan BK Desa sudah dalam proses, kami upayakan kalau targetnya itu kemungkinan Mei ini bisa terealisasi. Nantinya pengerjaan pembangunan dua RTH ini akan dikerjakan oleh masing-masing Pemdes. Kita mengupayakan pencairan BK Desa di bulan ini,” ujarnya.
Sehingga waktu Pemerintah Desa (Pemdes) masing-masing untuk melakukan pembangunan bisa lebih lama. Pembangunan dua RTH ini akan menempati tanah kas desa (TKD) Desa Mojokumpul tanah kosong urug dan Desa Gedeg memanfaatkan bekas lapangan desa.
“Pembangunan RTH secara bertahap sudah dimulai sejak 2022, ini sesuai visi-misi Bupati Mojokerto yang berharap setiap kecamatan ada RTH untuk masyarakat lokal dan untuk pemerataan pembangunan infrastruktur yang bermanfaat mendongkrak perekonomian,” jelasnya.
Baca Juga: Ini Upaya Pemkab Mojokerto Tingkatkan Produktivitas Pertanian
Sasaran utama pemerintah daerah dalam pembangunan RTH adalah desa-desa yang perlu disupport secara finansial guna meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Pada tahun 2022 lalu, ada empat RTH yang diharapkan akan dimanfaatkan masyarakat
“Karena di dalamnya terdapat tempat usaha dan ruang terbuka hijau yang bisa digunakan berwisata. Jadi konsep Pemda itu menyediakan fasilitas yang meningkatkan perekonomian, di dalam RTH ada jual beli makanan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan diharapkan dapat dimanfaatkan anak-anak untuk bermain bersama keluarga,” pungkasnya. [tin/ted]






