Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menyalurkan beasiswa untuk siswa berprestasi kepada 208 siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Tahun Anggaran 2025. Total anggaran yang disalurkan mencapai Rp417.600.000 dan bersumber dari APBD Kabupaten Mojokerto.
Rinciannya, sebanyak 130 siswa jenjang SD dan 78 siswa jenjang SMP menerima beasiswa sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik maupun nonakademik yang telah diraih. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Mojokerto dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat kepedulian sosial di bidang pendidikan.
Penyerahan beasiswa dilakukan bersamaan dengan pemberian penghargaan Guru Favorit jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK Tahun 2025 serta penyerahan donasi bagi korban bencana di Sumatera senilai Rp198,4 juta. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di GOR Surya Kencana Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto.
Prosesi penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra didampingi Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto Yo’ie Afrida Soesetyo Djati. Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Mojokerto, Direktur Jawa Pos Radar Mojokerto, para pengawas sekolah, kepala sekolah, guru, serta orang tua siswa.
Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menyampaikan apresiasi kepada para siswa penerima beasiswa atas prestasi yang telah diraih. Menurutnya, beasiswa tersebut merupakan bentuk pengakuan atas kerja keras, ketekunan, dan dedikasi siswa dalam menorehkan prestasi.
“Beasiswa ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang proses belajar, seperti membeli buku atau alat penunjang pendidikan lainnya. Prestasi bukan hanya soal nilai atau kemenangan lomba, tetapi juga tentang semangat pantang menyerah dan keberanian untuk bermimpi lebih tinggi,” ungkapnya.
Gus Barra (sapaan akrab, red) juga menekankan pentingnya pembentukan karakter sejak dini yang sejalan dengan prestasi akademik, meliputi akhlak, kedisiplinan, kejujuran, serta kepedulian sosial dan empati terhadap sesama, terutama bagi masyarakat yang terdampak bencana. Pada kesempatan yang sama, Gus Barra menyerahkan penghargaan kepada Guru Favorit.
“Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para pendidik dalam membina prestasi dan karakter peserta didik. Peran guru tidak akan pernah tergantikan oleh teknologi apa pun. Mengajar bukan hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menanamkan nilai dan membentuk karakter,” tegasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Yo’ie Afrida Soesetyo Djati mengatakan, rangkaian kegiatan tersebut memiliki tujuan yang saling terintegrasi antara peningkatan kualitas pendidikan dan kepedulian sosial.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan apresiasi kepada siswa atas kerja kerasnya dalam meraih prestasi, meningkatkan motivasi dan inovasi bagi para pendidik, sekaligus sebagai wujud kepedulian terhadap korban bencana di Sumatera,” tegasnya. [tin/aje]






