Magetan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menyiapkan anggaran Rp30 miliar untuk penanggulangan dampak bencana alam. Hal itu diungkapkan oleh Sekda Magetan Hergunadi. Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Magetan itu menyebutkan jumlah itu naik dari tahun kemarin yang hanya Rp10 miliar.
Hergunadi membenarkan selama 3 hari terakhir terjadi longsor di wilayah Magetan. Utamanya, daerah Kecamatan Poncol. Tak hanya mengakibatkan rumah rusak, jalan antar desa pun kena dampaknya. Bahkan, bahu jalan antar kabupaten yang amblas di Desa Tulung, Kawedanan, Magetan, Jawa Timur.
“Kami masih punya anggaran di belanja tidak terduga (BTT) Rp30 miliar lebih. Belakangan memang ada bencana yakni tanah longsor,” kata Hergunadi, Selasa (14/2/2023).
[berita-terkait number=”3″ tag=”pemkab-magetan”]
Dia menjelaskan jika BPBD Magetan bakal memberikan penanganan darurat. Kemudian, tim yang terdiri atas BPBD Magetan, DPUPR, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) untuk membantu masalah teknisnya. Baik menentukan jumlah materialnya dan pelaksanaan penangananya.
“Kami akan adakan rapat untuk penanganan bencana susulan. Kemarin sudah diselesaikan administrasinya. Akan segera ditangani, menunggu cuaca yang tepat ya tapi. Kami dampingi, masyarakat yang terdampak mengajukan sebagai syarat administrasi, nandi akan segera ditangani karena sudah ada pendampingan dari dinas teknis,” katanya.
Dia mengaku jika sudah ada upaya antisipas dengan memberitahu masyarakat agar menghindari lokasi yang rawan longsor. Yakni menjauhi daerah tebing dan selalu waspada. (fiq/ted)






