Madiun (beritajatim.com) – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Madiun pada Minggu sore (21/9/2025) sekitar pukul 16.00 hingga 18.00 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan puluhan rumah warga dan sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan.
Dampak terparah tercatat di Kecamatan Dagangan. Di Desa Ngranget, sebanyak 12 rumah rusak pada bagian atap yang tersebar di RT 12/02, RT 07/01, dan RT 13/02. Sementara di Desa Padas, 19 rumah dilaporkan mengalami kerusakan atap di RT 04/01, RT 03/01, dan RT 05/02.
Kerusakan serupa juga terjadi di Desa Segulung, dengan 12 rumah terdampak di beberapa RT, yakni RT 6, 7, 10, dan 11. Sedangkan di Desa Prambon, sebuah mushola di RT 12 rusak parah setelah tertimpa pohon besar. Selain itu, sejumlah pohon tumbang dilaporkan menutup akses jalan di beberapa titik.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Bobby Satria Putra Lubis, mengatakan pihaknya bersama Pusdalops PB, TRC PB, serta unsur gabungan lainnya langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan assessment dan penanganan awal.
“Pendataan masih terus dilakukan, sementara tim di lapangan juga membantu proses pembersihan material dan memastikan akses jalan kembali normal,” ujar Bobby, Senin (22/9/2025).
Penanganan bencana ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari BPBD Kabupaten Madiun, TNI/Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga Desa Tangguh Bencana (Destana) dan masyarakat setempat. [rbr/beq]






