Lamongan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mendukung penuh Bank Daerah Lamongan (BDL) dalam menjalankan peran strategisnya untuk membantu meningkatkan perekonomian daerah. Salah satu fokus utama BDL adalah penyaluran dana modal usaha bagi masyarakat Lamongan.
“Bank Daerah harus menjadi kebanggaan masyarakat daerah karena memiliki fungsi strategis dalam membantu perekonomian masyarakat. Tentu Pemkab Lamongan akan terus mendukung kinerja BDL untuk masyarakat,” tegas Bupati Lamongan Yuhronur Efendi pada kegiatan Senyum Simapan Istimewa periode 2023, Senin (4/3/2024).
Bupati Yuhronur juga mendorong BDL untuk terus menguatkan pelayanan kepada nasabah dengan memperluas jangkauan layanan perbankan dan bertransformasi ke arah digitalisasi. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kontribusi BDL dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memberikan manfaat bagi BDL itu sendiri.
“Perbankan harus memberikan jasa layanan yang luas dan edukasi kepada nasabah, sehingga dapat menumbuhkan ekonomi daerah, membantu kesejahteraan ekonomi masyarakat, dan tentu benefit bagi BDL,” terang Yuhronur.
Penerapan digitalisasi diyakini akan memberikan kecepatan, kemudahan, dan efisiensi bagi nasabah BDL. Selain itu, transformasi digital juga akan mendorong perubahan pola kerja sumber daya manusia (SDM) BDL, yang diharapkan dapat tetap produktif dan adaptif dalam menghadapi berbagai situasi.
Direktur Operasional dan Bisnis BDL Deddy Rachmadi Wibowo memaparkan bahwa BDL telah menunjukkan performa yang gemilang dengan peningkatan signifikan pada aset hingga mencapai Rp550 miliar pada akhir tahun 2023. Angka ini meningkat Rp37 miliar dibandingkan tahun 2022 yang tercatat sebesar Rp513 miliar.
Kenaikan juga terjadi pada jumlah tabungan simapan dan deposito, di mana pada akhir tahun 2023 mencapai Rp480 miliar, meningkat Rp50 miliar dari tahun 2022 yang sebesar Rp430 miliar.
“Alhamdulillah, tren positif juga terjadi pada jumlah nasabah tabungan simapan. Hingga akhir tahun 2023, terdapat 4.396 nasabah, menunjukkan bahwa tabungan simapan semakin diminati masyarakat Lamongan. Sedangkan total nasabah BDL mencapai 26.925 nasabah dengan total nominal tabungan simapan 205 miliar,” ungkap Deddy.
Deddy menambahkan, eksistensi BDL merupakan bukti nyata kesadaran masyarakat Lamongan akan pentingnya menabung untuk masa depan. BDL berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan berkontribusi aktif dalam mendorong kemajuan ekonomi di Kabupaten Lamongan. [riq/beq]






