Kediri (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Ketenagakerjaan membuka pintu masuk bagi calon pencari kerja dengan menggelar kegiatan Job Fair di Convention Hall, Simpang Lima Gumul.
Kegiatan Job Fair 2023 merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menurunkan angka pengangguran sekaligus mempermudah masyarakat dalam mencari pekerjaan.
Melalui pemanfaatan teknologi digital, kegiatan Job Fair 2023 tersebut dapat ditinjau baik secara offline maupun online melalui website e-Kerjo yang telah dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Kediri.
Baca Juga : Kediri Urban Job Fair 2023 Diserbu Pencari Kerja : Tawarkan Lebih dari 2 Ribu Lowongan
Kegiatan Job Fair 2023 tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Kediri, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi, Perwakilan Ketua DPRD, dan Kepala OPD.

Bekerja sama dengan 64 Perusahaan, kegiatan job fair tersebut sukses menarik antusiasme masyarakat. Dalam sambutannya, Bapak Ibnu Imad menjelaskan bahwa tingkat pengangguran di Kabupaten Kediri meningkat 1,8 persen untuk mengatasi hal tersebut dibutuhkan upaya yang menyeluruh salah satunya yakni bursa kerja.
“Dengan kegiatan job fair ini diharapkan dapat mempertemukan masyarakat dengan pekerjaan dan perusahaan yang sedang menawarkan lowongan. Salah satu penyebab tingginya tingkat pengangguran yaitu karena kurangnya informasi tentang lowongan dan tidak dapat bertemu dengan perusahaan yang menawarkan lowongan, maka dari itu kegiatan job fair ini diselenggarakan baik secara offline dan online.” Jelas Pak Ibnu Imad selaku Kepala Disnaker Kabupaten Kediri.
Baca Juga : Job Fair UM Malang, 30 Perusahaan Sediakan 300 Lowongan Pekerjaan
Dengan menggunakan website E-kerjo dapat mempercepat masyarakat dalam mendapatkan informasi yang berkaitan dengan ketenagakerjaan.
Tingginya tingkat pengangguran juga disebabkan oleh faktor ekonomi yang belum sesuai dengan rencana, maka dalam upaya mengatasi hal tersebut job fair hadir sebagai kegiatan yang memberikan kesempatan sebesar-besarnya bagi pencari kerja, mengurangi kesenjangan angka mencari kerja dan lowongan, serta mengurangi pemutusan hubungan kerja.

“Kesempatan ini merupakan awal untuk berkarir dan membantu pemerintah dalam upaya mengurangi tingkat pengangguran. Harapannya dari provinsi juga mendukung perluasan kesempatan kerja khususnya disektor digital dan masyarakat Kabupaten Kediri dapat berpartisipasi aktif untuk mendukung program perluasan kesempatan kerja ini, sekaligus dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.” Harap Aunur Rofiq selaku perwakilan Disnaker Provinsi Jawa Timur. [ADV PKP/nm/ted]






