Bojonegoro (beritajatim.com) – Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang (PUBMPR) Bojonegoro kembali akan melakukan pelebaran jalan nasional. Proyek pelebaran ini merupakan lanjutan perencanaan dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN).
Rencana pelebaran jalan tersebut, oleh Pemkab Bojonegoro dalam hal ini, Dinas PUBMPR disiapkan anggaran sebesar Rp89 miliar. Jumlah tersebut terlihat dari laman LPSE Bojonegoro yang diakses pada Kamis (21/4/2022) dalam proses evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis, dan harga.
“Sebelumnya pada tahun lalu telah merampungkan pelebaran jalan sepanjang 10 kilometer mulai dari Tugu Selamat Datang Bojonegoro hingga Desa Margomulyo, Kecamatan Balen,” ujar Kabid Bina Marga 1 Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang Bojonegoro, Radityo Bismoko.
[berita-terkait number=”4″ tag=”jalan-rusak”]
Menurut Radityo, pada tahun anggaran 2022 akan dilanjutkan pelebaran jalan sepanjang 10 kilometer lagi mulai dari Desa Margomulyo, Kecamatan Balen hingga Desa Ngemplak, Kecamatan Baureno. Sedangkan untuk spesifikasinya yaitu pelebaran 1,5 meter di sisi kanan dan kiri jalan. Lebar total mencapai 10 meter.
“Saat ini masih belum proses pengerjaan karena masih dalam tahap lelang LPSE. Rencana pelaksanaan pelebaran jalan dimulai pada bulan Mei hingga Desember 2022,” tambah Radit.
Nantinya jalan yang telah rampung akan dilakukan pemeliharan oleh Dinas PU Bina Marga Bojonegoro selama enam bulan. Setelah itu jalan yang telah diperlebar akan dihibahkan kepada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim selaku pemegang kewenangan jalan nasional. [lus/ted]






