Malang (beritajatim.com) – Antusiasme calon mahasiswa untuk berkuliah di Universitas Negeri Malang (UM) menunjukkan tren peningkatan signifikan pada tahun 2026. Tercatat, sebanyak hampir 34.000 pendaftar tercatat bersaing memperebutkan kuota terbatas pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Wakil Rektor I Bidang Akademik UM, Prof. Dr. Ibrahim Bafadal, M.Pd., mengonfirmasi bahwa daya tampung resmi untuk jalur SNBP tahun ini dipatok sebanyak 4.001 kursi. Angka pendaftar yang mencapai puluhan ribu tersebut mencerminkan tingkat keketatan persaingan yang sangat tinggi.
“Tahun ini peminatnya meningkat, mendekati 34 ribu pendaftar. Sementara daya tampung kita untuk jalur SNBP adalah 4.001 mahasiswa,” ujar Prof. Ibrahim saat ditemui di sela-sela kegiatannya pada Rabu (11/3/2026).
Pihak universitas telah merampungkan seluruh tahapan seleksi internal. Prof. Ibrahim menjelaskan bahwa proses pleno terakhir dilakukan melalui Rapat Pimpinan (Rapim) untuk memfinalisasi data pilihan kedua, setelah sebelumnya data pilihan pertama telah dikirim ke Jakarta pada pekan lalu.
“Hari ini kami melaksanakan pleno terakhir di Rapim untuk mengirimkan pilihan kedua. Untuk pilihan pertama, sudah kami klik unggah ke Jakarta sejak Jumat lalu. Tadi siang, Pak Rektor sendiri yang mengklik pengiriman data tersebut karena setiap tahapan harus diplenokan secara resmi,” tuturnya.
Meski data sudah dikirimkan, pihak UM masih enggan membeberkan jumlah pasti peserta yang dinyatakan lolos. Hal ini dikarenakan pengumuman resmi merupakan wewenang panitia pusat di Jakarta.
Peningkatan jumlah pendaftar di jalur SNBP ini menjadi sinyal positif bagi UM. Tahun lalu, total pendaftar dari seluruh jalur (SNBP, SNBT, dan Mandiri) mencapai 110.000 orang. Untuk tahun 2026, pihak kampus memprediksi angka tersebut akan menembus 120.000 pendaftar.
“Tahun lalu peminat SNBP di angka 32 ribu, sekarang sudah naik ke 34 ribu. Ada ‘
tabungan kenaikan 2.000 pendaftar. Kami optimis di jalur SNBT nanti juga akan ada kenaikan, sehingga total target kami bisa mencapai 120.000 pendaftar tahun ini,” tambah Prof. Ibrahim.
Mengenai program studi (prodi) yang paling banyak diburu, Prof. Ibrahim menyebutkan bahwa polanya masih serupa dengan tahun-tahun sebelumnya. Bidang sosial humaniora dan kesehatan tetap menjadi primadona.
Beberapa prodi dengan peminat tertinggi di antaranya: Manajemen, Akuntansi, Psikologi, Ilmu Komunikasi, dan Kedokteran
“Kedokteran peminatnya banyak. Namun, kami belum bisa mengungkap angka detailnya sampai ada pengumuman resmi dari Jakarta,” jelasnya.
Para pendaftar diminta untuk bersabar menunggu hasil seleksi. Berdasarkan jadwal, pleno tingkat nasional akan diselenggarakan pada Minggu, 29 Maret 2026, yang dihadiri oleh seluruh Rektor dan Wakil Rektor Bidang Akademik se-Indonesia.
“Insya Allah, pengumuman hasil SNBP secara nasional akan dilakukan pada 30 Maret 2026 pukul 15.00 WIB. Mari kita tunggu hasilnya sore itu secara serentak,” pungkasnya. (dan/ian)






