Pacitan (beritajatim.com) – Kodim 0801/Pacitan menargetkan pembangunan 172 gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di seluruh wilayah Kabupaten Pacitan rampung total dalam dua bulan ke depan. Hingga awal Maret 2026, tercatat sebanyak 13 gerai telah berdiri 100 persen sementara ratusan titik lainnya masih dalam tahap pengerjaan intensif.
Dandim 0801/Pacitan Letkol Arh Imam Musahirul menjelaskan bahwa progres fisik di setiap desa saat ini bervariasi antara 30 hingga 90 persen. Penuntasan pembangunan ini menjadi prioritas guna mempercepat pemerataan akses kebutuhan dasar bagi masyarakat desa di Jawa Timur.
“Dua bulan ke depan insyaallah sudah berdiri semua. Progresnya ada yang 80–90 persen, paling rendah 30 persen,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).
Meskipun sebagian besar proyek berjalan lancar, tim di lapangan masih menghadapi kendala ketersediaan lahan tetap di sekitar 10 desa. Masalah keterbatasan lahan ini telah dilaporkan secara resmi ke tingkat atasan agar segera mendapatkan solusi administratif yang tepat.
“Jadi kurang 10 desa saja yang belum. Memang itu betul-betul belum punya lahan dan sudah kita laporkan ke atasan,” jelas Imam.
Gerai yang telah mencapai progres 100 persen akan segera menerima guyuran bantuan sarana dan prasarana dari pemerintah pusat melalui kementerian terkait. Paket dukungan tersebut mencakup armada transportasi berupa satu unit truk, satu unit mobil pick up, serta dua unit kendaraan roda tiga untuk operasional.
Tidak hanya kendaraan, bantuan juga meliputi fasilitas interior lengkap mulai dari rak pajangan, pendingin ruangan (AC), hingga peralatan medis seperti meja periksa pasien. Dukungan furnitur kantor seperti meja kasir serta kursi juga dipastikan tersedia untuk menunjang kenyamanan pelayanan publik di setiap gerai.
“Dalam waktu dekat yang sudah 100 persen akan didukung sarpras, nanti ada semua,” tambahnya.
Pihak Kodim akan melakukan pengecekan kualitas barang bersama pemerintah desa guna menjamin kelayakan setiap sarana yang didistribusikan. Langkah ini krusial untuk memastikan aset negara tersebut dapat langsung digunakan secara maksimal untuk menggerakkan ekonomi lokal.
Bagi desa yang progresnya belum mencapai 100 persen, seluruh bantuan sarana sementara akan disimpan di gudang penyimpanan khusus yang dikelola Kodim 0801. Beberapa aset juga dimungkinkan untuk dititipkan pada gerai koperasi yang sudah beroperasi penuh demi menjaga keamanan barang dari kerusakan.
“Sementara ini akan kita drop ke titik-titik yang sudah 100 persen. Kalau KDMP yang belum 100 persen, nanti kita simpan dulu atau kita titipkan ke koperasi yang sudah jadi. Kodim akan mencarikan tempat untuk penyimpanan sementara,” pungkasnya. [tri/beq]






