Jember (beritajatim.com) – Pembagian kewenangan antara Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak dalam memimpin Jawa Timur tidak akan berubah, jika mereka kembali terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur untuk kali kedua.
“Kita jalankan seperti periode pertama. Intinya kami saling membantu, saling bahu-membahu,” kata Emil, usai meresmikan Sekretariat Bersama Pemenangan Khofifah-Emil, di Kabupaten Jember, Minggu (28/10/2024).
Hasil pembangunan selama kepemimpiuan Khofifah-Emil sudah bisa dirasakan masyarakat, termasuk di Jember. “Kita lihat ada perbaikan akses dari Leces ke Lumajang. Mudah-mudahan jalan pantai selatan bisa kita teruskan untuk bisa menyambungkan Jember, bukan hanya di utara tapi di selatan,” kata Emil.
Konektivitas antardaerah memang menjadi perhatian Khofifah dan Emil pada periode kedua. “Ada Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2019 yang pelaksanaannya cukup banyak tertunda karena pandemi Covid-19 akan kita lanjutkan,” kata Emil.
Konektivitas Jawa Timur di bagian selatan dari Kabupaten Pacitan hingga Banyuwangi akan menjadi perhatian. Selain itu, konektivitas lewat laut juga akan semakin dikembangkan. “Kita tahu bahwa sekarang dermaga-dermaga di wilayah Madura juga sudah diperbaiki. Sembilan dermaga dibangun, dan ada pelayaran dari Jangkar menuju ke kepulauan,” kata Emil.
“Kita terus berbenah agar rute Jangkar menuju Lembar (Nusa Tenggara Barat) dengan menggunakan long distance ferry bisa semakin diminati oleh para pengangkut barang,” kata Emil.
Selain konektivitas, Khofifah dan Emil akan melanjutkan pembangunan di sektor pendidikan dan kesehatan. “Kami juga terus mendorong ekonomi berbasis pesantren. Kita ingin menyempurnakan lagi program-program kita yang terkait perekonomian digital,” kata Emil.
Emil akan mendorong milenial job center untuk mulai menyerap pengembangan teknik berbasis artificial intelligence atau kecerdasan buatan. “Ini agar talenta muda kita yang bekerja sebagai pekerja lepas profesional semakin unggul bersaing dengan talenta-talenta di wilayah lain,” katanya.
Semua program tersebut merupakan bagian dari keinginan untuk menjawab antusiasme masyarakat Jawa Timur yang dirasakan Emil saat berkeliling di sejumlah kota, termasuk Jember. “Di Kecamatan Kencong, kami merasakan dukungan masyarakat dan tokoh-tokoh ulama sangat memberikan optimisme bagi kami dalam perjuangan,” katanya.
“Mereka menitipkan harapan kepada kami untuk melanjutkan hal-hal baik yang sudah kita rintis bersama d wilayah perdesaan, wilayah perkotaan,” kata Emil. [wir]






