Surabaya (beritajatim.com) – Suasana di kawasan Simo Hilir, Surabaya, Minggu sore (16/2/2025), terasa berbeda. Tiga pemain Persebaya—Oktavianus Fernando, Andika Ramadhan, dan Rendy Hanson—turun langsung menyapa warga dalam kegiatan sosial yang menggandeng Citicon.
Tak sekadar hadir, mereka juga turut membantu pembangunan fasilitas umum (fasum) dengan semangat membara.
Kegiatan bertajuk “Bersama Membangun Lebih Wani” ini merupakan bentuk dukungan Citicon terhadap pembangunan sarana dan prasarana masyarakat. Yang menarik, para pemain Persebaya tak ragu menguji langsung kualitas bata ringan Citicon.
Bahkan, Andika dan Oktavianus dengan antusias mencoba membakar batu bata untuk melihat ketahanannya terhadap api. Mereka juga mempraktikkan cara menyemen bata dan menguji kekuatannya sebelum diserahkan kepada warga RT 07 Simo Hilir.
“Ini pengalaman baru buat saya. Ternyata membangun itu tidak semudah yang dibayangkan,” ujar Andika sambil tersenyum setelah menyusun bata ringan.
Sales and Marketing Digital Support Citicon, Aloysius Raditya Ari Kuncoro, menjelaskan bahwa Simo Hilir dipilih sebagai lokasi pembangunan berdasarkan polling dari Bonek dan masyarakat. “Kami melihat bahwa pos kamling di sini masih aktif digunakan. Jadi, fasum ini sangat bermanfaat bagi warga,” katanya.
Menurut pria yang akrab disapa Tyo itu, pembangunan fasum ini diharapkan membawa dampak besar bagi warga setempat. Citicon memberikan bantuan berupa bahan baku, seperti bata ringan dan perekat semen, sementara tenaga kerja berasal dari swadaya masyarakat.
“Kami ingin berkontribusi untuk masyarakat. Selagi bangunan yang diperbaiki memberikan manfaat besar, kami akan selalu mendukung,” tegas Tyo.
Bagi Rendy Hanson, keterlibatan dalam kegiatan sosial ini menjadi pengalaman berharga. “Ini pertama kalinya saya ikut serta dalam kegiatan seperti ini. Senang rasanya bisa bertemu langsung dengan warga, apalagi Bonek dan Bonita yang selalu mendukung kami di lapangan,” ujarnya dengan penuh semangat.
Dengan kolaborasi antara Persebaya, Citicon, dan masyarakat, pembangunan fasum ini menjadi bukti nyata bahwa kebersamaan dapat menciptakan perubahan positif bagi lingkungan. Keakraban yang terjalin antara pemain, suporter, dan warga semakin memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun kota lebih baik. (ted)






