Persebaya (beritajatim.com) – Peluang Persebaya Surabaya untuk meraih gelar juara musim ini kian terjal setelah Persib Bandung kembali meraih kemenangan atas Bali United, Minggu (13/4/2026).
Menanggapi situasi tersebut, pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menegaskan bahwa sejak awal dirinya tidak pernah menjanjikan gelar juara kepada tim maupun suporter.
“Ketika saya datang, saya tidak menjanjikan siapa pun untuk menjadi juara saat ini maupun di masa depan. Saya datang untuk bekerja,” ungkap Tavares, Senin (14/4/2026).
Pelatih asal Portugal itu menuturkan bahwa fokus utamanya adalah memaksimalkan potensi tim dengan menganalisis setiap pertandingan dan sesi latihan guna menemukan pola permainan terbaik.
“Saya mencoba untuk memberikan yang terbaik. Saya menganalisis semua pertandingan dan latihan untuk melihat cara bermain terbaik. Terkadang rencana berjalan, terkadang tidak,” imbuhnya.
Ia juga mengakui masih banyak evaluasi yang harus dilakukan, termasuk dari laga sebelumnya melawan Persija Jakarta. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kesalahan dalam situasi krusial seperti penalti.
“Saya sedang menganalisa dari video saat ini karena kesalahan penalti ini,” ujarnya.
Di tengah upaya menyelesaikan sisa pertandingan musim ini, Tavares juga mulai menyiapkan fondasi untuk musim depan. Ia menekankan pentingnya memberi kesempatan kepada seluruh pemain untuk menunjukkan kualitasnya.
“Kami sedang mencoba mempersiapkan musim depan, tapi masih ada sisa pertandingan musim ini. Penting bagi saya untuk melihat semua pemain, bukan hanya pemain inti. Jika pemain lain menunjukkan performa dan kondisi fisik yang lebih baik di latihan, mereka akan memiliki peluang di pertandingan baik musim ini maupun musim depan,” pungkasnya. [way/beq]






