Surabaya (beritajatim.com) – Kembalinya Paulo Victor dan Sho Yamamoto sejak menit pertama melawan Rans Nusantara, Selasa (28/2/2023) di Stadion Pakansari, Bogor, memberi pengaruh yang bagus terhadap permainan Persebaya.
Pelatih Persebaya Aji Santoso menyatakan, ketika bermain tanpa kedua pemain asing asal Brazil dan Jepang itu, intensitas permainan menurun. Terlihat dalam dua pertandingan lalu melawan Bali United dan PSM Makasar.
“Saya sudah sampaikan dipreskon bahwa mulai dari awal mereka turun. Perubahannya sangat jelas. Terbukti Sho dan Victor bisa cetak gol. Dan memang jika kita bermain dengan formasi lengkap, terbukti kualitasnya,” ungkap Aji.
Namun di balik kesuksesan dua pemain asing mencetak gol, Aji Santoso merasa kecewa dengan permainan Rumere. Kekecewaan karena pelanggaran yang seharusnya tidak perlu terjadi.
“Iya memang saya sangat marah sekali dengan Rumere. Sudah saya sampaikan dan wanti-wanti, jangan bikin pelanggaran tidak perlu. Itu terjadi karena bola masih jauh dan berbahaya. Jujur saya sangat marah ketika ada pelanggaran itu,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”persebaya”]
Diketahui Rumere melakukan pelanggaran yang menyebabkan gol kedua Rans Nusantara. Pelanggaran yang menyebabkan tim milik Raffi Ahmad mendapatkan tendangan bebas. Selain itu Rumere juga melakukan pelanggarann di depan kotak penalti sehingga berujung kartu kuning.
Berdasarkan hasil seri ini, Persebaya masih tertahan di posisi ketujuh dengan mengoleksi 38 poin. Sementara Rans Nusantara ada di dasar klasemen dengan 18 poin. [way/but]






