Surabaya (beritajatim.com) – Kekalahan di kandang melawan Rans Nusantara FC menjadi pukulan berat tim Persebaya Surabaya. Dalam catatan selama putaran pertama, tiga kali pertandingan Persebaya harus tertunduk malu atas kekalahannya di laga home.
Tugas berat Aji Santoso kini bukan hanya membenahi taktikal permainan. Mental dan psikis pemain pun menjadi catatan penting oleh pelatih asal Malang ini.
Pertandingan berikutnya melawan Arema FC, Aji berharap mendapatkan kemenangan. Untuk itu, dia berusaha untuk mengembalikan mental tanding pemain Persebaya.
“Latihan hari ini lebih banyak berbicara dengan pemain. Sekarang yang menjadi tugas saya, bagaimana pemain tidak terpengaruh dengan berita yang selama ini. Yang kedua bagaimana mereka menyiapkan mental segera kembali. Ini saya antisipasi kepada pemain, mulai hari ini, sudah siap menghadapi pertandungan berikutnya,” ungkap Aji Santoso, Selasa (20/9/2022).
Evaluasi terus dilakukan sembari Aji mempersiapkan kebangkitan mental pemain di pertandingan berikutnya. Tidak hanya itu, Aji juga telah memiliki rencana jangka panjang untuk Persebaya.
“Di media saya sampaikan, saya bersama manajemen ini sudah melakukan rapat, bagaimana ke depan rencananya setelah evaluasi akan ambil langkah seperti apa. Kita sudah punya program bermain,” imbuh mantan pelatih Persela Lamongan ini.
[berita-terkait number=”4″ tag=”persebaya”]
Lebih lanjut dikatakan mantan punggawa timnas di era 90 an ini, pihaknya semaksimal mungkin ia akan melakukan perubahan dengan para pemain. Utamanya di sisa tujuh pertandingan putaran pertama BRI Liga 1 ini. Sehingga dia meminta kepada suporter untuk bersabar dan terus memberi dukungan terhadap Persebaya.
“Meminta dan meminta kepada para pecinta Persebaya lebih memahami situasi, bisa sabar, yang jelas langkah kita siapkan,” tutup Aji. [way/but]






