Surabaya (beritajatim.com) – Mengejutkan dan mengecewakan, itulah yang dirasakan oleh suporter setia Persebaya Surabaya menyusul serangkaian kekalahan beruntun yang dialami tim kesayangan mereka. Bahkan, bermain di kandang sendiri pun tak mampu membawa keberuntungan bagi Bajol Ijo saat menjamu Bali United.
Menurut pelatih Persebaya, Paul Munster, masalah yang mendasari kegagalan timnya bukanlah semata-mata tentang komunikasi di antara pemain. Munster, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Teknik timnas Brunei Darussalam, menyoroti lebih kepada aspek teknis dalam permainan melawan Bali United.
“Bukan masalah komunikasi yang menjadi hambatan utama, tetapi lebih kepada masalah teknis dalam pertandingan. Kami kebobolan di babak pertama dan kehilangan peluang-peluang gol. Bahkan di babak kedua, kami masih kebobolan. Ini sungguh mengecewakan,” ungkap Munster dengan nada kecewa pada konferensi pers pasca-pertandingan, Rabu (24/4/2024).
Seharusnya, menurut Munster, para pemain memiliki peluang untuk mencetak gol. Ia telah memberikan instruksi kepada mereka untuk menyerang kotak penalti lawan dengan cepat dan kuat, namun hal tersebut tidak terealisasi dengan baik.
“Para pemain seharusnya bisa menciptakan peluang-peluang tersebut. Namun, sayangnya, mereka gagal menjalankan instruksi dengan baik. Ini menjadi masalah utama bagi kita,” tegasnya.
Sebelumnya, Persebaya Surabaya juga harus menelan kekalahan dari tim-tim lain. David Da Silva mencetak hat-trick untuk Persib Bandung dalam laga di kandang Maung Bandung. Kemudian, mantan pemain Persebaya, Irfan Jaya, menjadi penentu kemenangan bagi Bali United dengan menyumbangkan gol di menit ke-35, disusul oleh B. Privat di menit ke-37.
Kekalahan ini menambah deretan hasil buruk bagi Persebaya Surabaya jelang berakhirnya kompetisi. Sebelumnya, mereka juga menyerah di tangan Dewa United dengan skor 0-3 di kandang sendiri, serta kalah 1-3 dari Persib Bandung di kandang lawan. Hasil yang sama terulang kala menjamu Bali United, dengan skor akhir 0-2. (way/kun)







1 Komentar
Bagus