Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya tampaknya tidak ingin kehilangan poin melawan PSS Sleman pada Sabtu (24/8/2023) di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Pasalnya, Uston Nawawi, karteker Persebaya ini benar-benar ingin mengantisipasi serangan dari PSS Sleman. Mantan pelatih Laga FC ini menekankan kepada para pemainnya untuk mewaspadai seluruh pemain PSS Sleman.
Uston melihat bahwa semua tim di Liga 1 Indonesia ini bagus dan pertahanannya cukup kuat serta merata. “Tim di Liga 1 ini merata, semua harus diwaspadai. Jangan sampai kita mewaspadai pemain A dan ternyata kita kecolongan karena pemain B muncul dengan serangan lain. Hal itu harus benar-benar diantisipasi,” ucapnya pada Kamis (24/8/2023).
Bahkan Uston juga telah mengikuti perkembangan PSS musim ini hingga musim 2023/2024, terutama setelah beberapa pertandingan terakhir Kim Jefri dan kawan-kawan berhasil mendapatkan poin kemenangan. “Kita sudah tahu bagaimana Sleman bermain di kandang, namun kita harus mengantisipasi. Kita lihat saja nanti pada hari Sabtu bagaimana situasinya,” imbuhnya.
Rencananya, Persebaya Surabaya akan membawa 22 pemain ke Sleman. Namun, hanya Paulo Victor yang mungkin tidak akan dibawa untuk pertandingan tandang melawan Sleman.
Ini disebabkan oleh cedera yang masih belum sepenuhnya sembuh pada Victor. Daripada berisiko terkena cedera yang lebih serius dan berkepanjangan, keputusan dibuat untuk tidak membawa dia. “Victor belum bisa ikut karena masih berisiko dan mengingat masih ada pertandingan kandang melawan Borneo. Kita simpan dia agar bisa pulih sepenuhnya. Itu sebabnya kita tidak membawanya,” jelasnya.
Saat ini, Persebaya masih berada di bawah PSS Sleman dalam klasemen. Tim ‘bajol ijo’ menduduki posisi ke-8 dengan perolehan 14 poin, sementara PSS Sleman berada di posisi 5 besar dengan poin yang sama. (way/kun)
BACA JUGA: Persebaya Tantang PSS, Madura United Jamu Bhayangkara






