Bojonegoro (beritajatim.com) – Jajaran Polres Bojonegoro masih memburu pelaku penipuan yang berkedok memberi bantuan kepada calon korban. Modusnya, pelaku mendatangi rumah-rumah calon korban dan mengaku akan memberikan bantuan. Setelah korban lengah pelaku kemudian melancarkan aksinya.
Kapolres Bojonegoro AKBP Rogib Triyanto mengatakan, pihaknya masih memburu pelaku penipuan yang bermodus akan memberikan bantuan kepada calon korban. Rerata, pelaku mengincar pemilik rumah yang masuk kelompok rentan dan mudah terlena. Untuk itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dan waspada terhadap tamu yang tidak dikenal.
“Beberapa kejadian yang belum diungkap, kasus penipuan bermodus memberikan bantuan dengan modus kenal saudara. Kasus itu masih dilakukan pengembangan dan penyelidikan,” ujarnya, Selasa (11/04/2023).
Sesuai informasi yang masuk, AKBP Rogib mengatakan, pelaku ini berjumlah tiga orang dengan menggunakan mobil. Seperti Kasus di RT 02 RW 02 Desa Sedeng Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro dengan korban Kasiateni (67). Pelaku diketahui berjumlah 3 orang dengan membawa mobil warna putih.
https://beritajatim.com/hukum-kriminal/tersangka-penipuan-arisan-dan-investasi-di-bojonegoro-ditahan/
Kronologinya, sekitar pukul 12.00 WIB, korban yang berada di rumah didatangi tiga orang membawa mobil putih mengaku dari Bojonegoro mau memberikan bantuan. Setelah itu korban difoto dan diminta melepas kalung dengan dalih biar kelihatan orang miskin. Lalu korban menaruh kalung tersebut di kursi ruang tengah.
Oleh pelaku, korban juga diminta menunjukkan kartu vaksin. Korban saat itu mengambil kartu vaksin di dalam dompet kamar. Setelah keluar membawa kartu vaksin, satu orang pelaku pamit buang air kecil di belakang.
Saat itulah, pelaku beropaerasi mengambil dompet korban yang berisi uang Rp4 juta dan mnggasak perhiasan kurang lebih 100 gram. Setelah berhasil melancarkan aksinya, para pelaku kemudian pamit pulang. [lus/ted]






