Surabaya (beritajatim.com) – Pelaku pembacokan dua remaja di Jalan Dupak, Surabaya, saat malam takbiran Idul Fitri 2026 mengaku ponsel hasil rampasan justru dibuang oleh pacarnya ke sungai usai terjadi pertengkaran.
Pelaku bernama Pipin Rahman (20) mengungkapkan hal tersebut saat diperiksa penyidik terkait keberadaan barang bukti milik korban. Informasi itu sempat diragukan oleh kepolisian sebelum akhirnya dipastikan kebenarannya di lapangan.
Kapolsek Bubutan, Sandi Putra, menjelaskan bahwa ponsel milik korban yang dirampas pelaku memang sudah tidak dapat ditemukan karena dibuang ke sungai oleh kekasih pelaku.
“Dari keterangan pelaku, barang bukti ponsel milik korban yang dirampas pelaku PR telah dibuang oleh pacarnya ke sungai sekitar rumah pelaku ketika bertengkar,” kata Sandi, Selasa (31/3/2026).
Menurut Sandi, pihak kepolisian awalnya menduga pengakuan tersebut hanya akal-akalan pelaku untuk menghilangkan jejak. Namun setelah dilakukan pengecekan, fakta di lapangan membenarkan keterangan tersebut.
“Setelah kita lakukan pengecekan ternyata memang benar dibuang. Jadi untuk handphone korban hilang. Namun, tetap tidak jadi masalah untuk proses hukum karena ada bukti lainnya,” terangnya.
Saat ini, Polsek Bubutan terus memproses hukum terhadap tiga pelaku yang telah diamankan. Selain Pipin Rahman, dua pelaku lainnya adalah Tio Ferdinan (18) dan Rifky Achmad (20).
Dari hasil pemeriksaan, ketiga tersangka mengakui melakukan aksi pembacokan dalam kondisi mabuk usai pesta minuman keras. Aksi tersebut dilakukan saat mereka melakukan konvoi pada malam takbiran.
Polisi juga mengungkap bahwa selain tiga pelaku yang telah ditangkap, masih ada empat orang lain yang diduga terlibat dalam aksi tersebut dan kini dalam pengejaran.
“Saat ini kita masih buru empat terduga pelaku lain,” pungkas Sandi.
Ketiga pelaku sebelumnya diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Bubutan saat berkumpul di sebuah rumah di Kampung Sentong, Margomulyo, pada Rabu (25/3/2026) malam. Penangkapan dilakukan setelah polisi mengidentifikasi para pelaku melalui rekaman CCTV di lokasi kejadian. [ang/beq]






