Gresik (beritajatim.com) – Seorang pekerja kayu yang bekerja di CV Cahaya Kayu Kaltim Jalan Mayjen Sungkono 14B Gresik dikagetkan ada ular piton 4 meter yang bersembunyi di tumpukan kayu.
Keberadaan ular tersebut, membuat sejumlah pekerja kaget. Pasalnya, kejadian ini belum pernah terjadi ada ular masuk ke area industri.
Pemilik CV Cahaya Kayu Kaltim Hellen menceritakan awal mula ular piton ini diketahui salah satu pekerja yang mau memindahkan kayu. Tiba-tiba ada benda bergerak ternyata ular piton.
“Ularnya bersembunyi di tumpukan kayu. Saat karyawan saya hendak memindahkan kayu,” ujarnya, Senin (21/10/2024).
Mengetahui ada ular piton lanjut dia, dirinya langsung menghubungi petugas Damkarla Gresik untuk dievakuasi.
“Daripada mengganggu pekerja lebih baik dipindah atau dievakuai ke tempat lebih aman,” kata Hellen.
Petugas piket Damkarla Gresik, Nurul Haqqi menyatakan untuk mengevakuasi ular piton ini. Dirinya dibantu 6 personil plus mobil rescue.
“Ularnya berhasil kami evakuasi setelah anggota di lapangan membongkar tumpukan kayu lalu dievakuasi kemudian dimasukkan kedalam karung,” ungkapnya.
Setelah berhasil mengevakuasi ular piton sepanjang 4 meter. Petugas kembali ke mako standby menerima pengaduan dari masyarakat.
“Selama bulan Oktober 2024 kejadian rescue ada 31 kejadian. Sementara kejadian kebakaran ada 82 kejadian,” pungkas Nurul Haqqi. (dny/ted)






